Pemberontak Serang Pangkalan Militer di Kashmir India, Dua Tewas

Arpan Rahman    •    Selasa, 03 Oct 2017 19:34 WIB
konflik kashmir
Pemberontak Serang Pangkalan Militer di Kashmir India, Dua Tewas
Pendemo bentrok dengan militer India di Batamaloo, Srinagar, Kashmir, 30 Desember 2016. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Srinagar: Sedikitnya dua terduga pemberontak tewas dan tiga tentara terluka dalam penyerbuan ke sebuah pangkalan paramiliter di Kashmir bagian India, Selasa 3 Oktober 2017.

Serangan dimulai pada dini hari ketika tiga milisi menggerebek kamp Pasukan Keamanan Perbatasan (BSF) yang dijaga ketat di luar bandara regional di Humhama, sekitar 17 kilometer dari kota utama Srinagar.

Operasi terhadap militan berlanjut hingga sore hari karena ratusan personel polisi, paramiliter, dan tentara mengepung daerah tersebut. "Operasi masih berlangsung," kata kepala polisi Munir Khan, kepada Al Jazeera, seperti dilansir Selasa 3 Oktober 2017.

"Dua militan telah dinetralisir dan kami mencari yang ketiga. Tiga personel BSF juga terluka dalam serangan tersebut," tambahnya.

Penerbangan ke dan dari Bandara Internasional Srinagar awalnya ditangguhkan setelah serangan tersebut, namun dilanjutkan Selasa nanti.

"Penerbangan terus berlanjut dan satu penerbangan baru saja mendarat di bandara dari Delhi," kata Khan.

Penduduk setempat yang berada di dekat bandara terbangun karena mendengar suara tembakan.

"Awalnya, kami pikir itu adalah kegiatan militer, biasa terjadi di sekitar kamp tentara di sini," kata Qazi Anjum, yang tinggal 100 meter dari bandara.

"Tapi ternyata suara itu terus berlanjut untuk waktu yang lama. Kami kemudian panik karena mengetahui ini adalah serangan," serunya.

Kelompok pemberontak telah beraksi selama puluhan tahun di Kashmir bagian India. Mereka mendorong kawasan tersebut untuk merdeka atau bergabung dengan Pakistan.

r.Kashmir terbagi dua antara India dan Pakistan, sejak berakhirnya pemerintahan kolonial Inggris pada 1947. Kedua negara sama-sama mengklaim keseluruhan Kashmir.

Sejak saat itu, hampir 70.000 orang tewas dalam bentrokan antara pemberontak dengan pasukan India d Kashmir.


(WIL)