Wamenlu: Pemerintah Filipina Akan Permudah Pemulangan Haji WNI

Patricia Vicka    •    Rabu, 14 Sep 2016 14:44 WIB
haji 2016
Wamenlu: Pemerintah Filipina Akan Permudah Pemulangan Haji WNI
WNI yang berangkat melakukan ibadah haji (Foto: ANTARA)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pemerintah Filipina akan mempermudah proses pemulangan jamaah haji Indonesia yang kedapatan menggunakan paspor Filipina untuk berangkat ke Tanah Suci. 
 
Wakil Menteri Luar Negri A.M Fachir mengatakan, kemudahan yang diberikan seperti mempercepat proses pemulangan dan mengupayakan bebas hukum atas pelanggaran yang dilakukan para haji ini. Sebab mereka hanyalah korban jebakan para travel nakal yang memalsukan dokumen paspor. 
 
"Kalau menurut hukum kasus ini pelanggaran karena pakai dokumen Filipina. Ada sanksi berat. Tapi nanti mereka akan dipermudah dipulangkan ke Indonesia," jelasnya usai membuka simposium IORA di Yogyakarta, Rabu (14/9/2016). 
 
Namun, para jamaah haji Indonesia ini harus melewati Filipina terlebih dahulu sebelum bisa pulang ke tanah air.  Fachir menambahkan kepastian ini diungkapkan usai adanya kesepakatan dua negara untuk bersama-sama menyelesaikan kasus penyalahgunaan paspor Filipina. 


Wamenlu A.M Fachir dalam simposium IORA di Yogyakarta (Foto: Patricia Vicka/MTVN)
 
 
Hasil kesepakatan ini disampaikan presiden Jokowi pada Jumat 9 September malam bersama presiden Filipina Rodrigo Duterte di Jakarta. 
 
Hal senada juga disampaikan oleh Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI Ronny F. Sompie di Kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jalan H.R. Rasuna Said yang menyebutkan, mereka akan kembali lagi ke Indonesia melalui Filipina, karena untuk visa mereka diberikan oleh pihak Arab Saudi untuk paspor Filipina. 
 
Ronny mengatakan, Imigrasi Indonesia sedang bekerja sama dengan Pemerintah Filipina melalui Kementerian Luar Negeri untuk mendapatkan data lengkap 700 warga Indonesia tersebut. Penyelidikan masalah ini akan dilaksanakan setelah mereka tiba di Tanah Air agar proses pemulangan tidak sulit.
 
"Saat mereka sudah kembali, kami akan mempertajam penyeledikan kenapa mereka sampai ke Arab Saudi dengan paspor Filipina," ujar Ronny.
 
Sebelumnya Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan ada sekitar 500-700 jemaah haji Indonesia yang tengah menuaikan ibadah haji menggunakan paspor Filipina. Jumlah tersebut tidak termasuk 177 jamaah haji Indonesia yang tertangkap imigrasi Filipina pada pertengahan bulan lalu.   

 



(FJR)