10 Ribu Warga Bangladesh Kecam Kekerasan di Rakhine

Willy Haryono    •    Senin, 18 Sep 2017 15:30 WIB
konflik myanmarrohingyapengungsi rohingya
10 Ribu Warga Bangladesh Kecam Kekerasan di Rakhine
Lebih dari 10 ribu orang di Dhaka, Bangladesh, 18 September 2017, mengecam aksi kekerasan di Rakhine. (Foto: AFP/MUNIR UZ ZAMAN)

Metrotvnews.com, Dhaka: Lebih dari 10 ribu warga Bangladesh berjalan menuju Kedutaan Besar Myanmar di Dhaka untuk memprotes aksi kekerasan di Rakhine yang menyebabkan ratusan ribu penduduk lokal -- sebagian besar etnis Rohingya -- melarikan diri ke negara lain. 

Para demonstran berkerumun di luar masjid terbesar di Bangladesh, sebelum nantinya bergerak untuk "mengepung" Kedubes Myanmar di Dhaka, Senin 18 September 2017. 

Kepolisian meningkatkan pengamanan di sekitar Kedubes Myanmar di tengah kekhawatiran akan terjadinya kekerasan oleh para pengunjuk rasa. 

"Sejauh ini, lebih dari 10 ribu orang berkumpul dalam unjuk rasa," kata Kepala Kepolisian Dhaka Mahmudul Haq kepada AFP

Sebuah organisasi masyarakat bernama Hefazat-e-Islami mengklaim angka pendemo jauh lebih besar dari yang disebutkan polisi. Mereka mengaku jumlah itu akan terus bertambah sepanjang hari ini. 

Baca: Bangladesh akan Bangun 14 Ribu Tenda untuk Rohingya

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan lebih dari 410 ribu pengungsi Rohingya telah membanjiri Bangladesh sejak kekerasan terbaru di Rakhine meletus pada 25 Agustus. 

Banyak dari para pengungsi itu mengklaim melihat pembunuhan, pemerkosaan dan pembakaran yang dilakukan militer Myanmar di Rakhine. 

Nasib Rohingya, etnis minoritas di Myanmar yang tidak memiliki status kewarganegaraan, memicu simpati dari dunia Muslim. Unjuk rasa damai berlangsung di Indonesia, Pakistan dan Malaysia. 

Myanmar menegaskan operasi militer di Rakhine semata dilakukan untuk memburu ARSA, grup militan Rohingya yang menyerang sejumlah pos polisi di area perbatasan pada akhir Agustus lalu.

 


(WIL)