Tiba di DMZ, Pence Tegaskan Semua Opsi Terbuka Terkait Korut

Willy Haryono    •    Senin, 17 Apr 2017 10:44 WIB
korea utara
Tiba di DMZ, Pence Tegaskan Semua Opsi Terbuka Terkait Korut
Wapres AS Mike Pence (tengah) berada di Observation Post Ouellette dekat desa Panmunjom, DMZ, 17 April 2017. (Foto: AFP/JUNG YEON-JE)

Metrotvnews.com, Panmunjom: Amerika Serikat mempertimbangkan semua opsi dalam menghadapi ancaman program nuklir dan misil Korea Utara, ucap Wakil Presiden Mike Pence yang berkunjung ke Zona Demiliterisasi (DMZ) antara Korea Selatan dengan Korut, Senin 17 April 2017.

"Washington ingin menciptakan situasi aman (di Semenanjung Korea) melalui cara-cara damai, melalui negosiasi," ungkap Pence, seperti dikutip AFP.

"Tapi semua opsi terbuka dan tersaji di meja, seiring komitmen kami untuk terus bekerja sama dengan rakyat Korea Selatan," sambung dia di desa Panmunjom. 

Pence, berbicara di Freedom House yang hanya berjarak beberapa meter dari DMZ, mengatakan hubungan AS dengan Korsel "sekuat besi dan abadi." Ia menyebut DMZ sebagai "perbatasan kebebasan."

Kunjungan Pence ke DMZ dilakukan satu hari setelah Korut gagal meluncurkan misil. AS menyebut rudal yang diluncurkan Pyongyang itu meledak tak lama setelah diluncurkan. 

Lawatan ke DMZ memiliki arti pribadi bagi Pence. Pasalnya, sang ayah yang seorang prajurit Angkatan Darat AS bertugas selama Perang Korea dan dianugerahi Bronze Star pada 15 April 1953.

Selama ini, Pence memajang medali Bronze Star milik sang ayah beserta fotonya di kantornya di Gedung Putih.

 


(WIL)