Korut Tuduh AS Rampok Diplomatnya di New York

Willy Haryono    •    Senin, 19 Jun 2017 07:15 WIB
korea utara
Korut Tuduh AS Rampok Diplomatnya di New York
Bandara John F Kennedy di New York. (Foto: Getty)

Metrotvnews.com, Pyongyang: Korea Utara menuduh otoritas Amerika Serikat "merampok" beberapa diplomatnya di sebuah bandara di New York. 

Seorang juru bicara Korut mengatakan AS merampas sebuah paket diplomatik d Bandara John F Kennedy pada Jumat 16 Juni 2017. 

Menurut laporan di kantor berita nasional Korut KCNA, Minggu 18 Juni 2017, insiden tersebut membuktikan bahwa AS adalah "negara gangster tanpa adanya aturan hukum."

Gedung Putih -- yang menilai masalah Korut adalah krisis prioritas -- belum mengeluarkan komentar terkait tuduhan dari Pyongyang. 

KCNA menyebut para diplomat Korut hendak bertolak pulang usai menghadiri sebuah konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai hak disabilitas. Insiden dilabeli Korut sebagai sebuah "aksi provokasi ilegal dan menjijikkan."

"Komunitas internasional perlu dengan serius mempertimbangkan apakah New York pantas dijadikan tempat untuk sejumlah pertemuan internasional," tulis KCNA. 

Insiden terbaru menambah panjang daftar penyebab meningkatnya ketegangan antar kedua negara. 

Pekan lalu, Korut memulangkan seorang mahasiswa asal AS, Otto Warmbier, ke keluarganya. Ia dipulangkan Korut setelah satu tahun berlalu usai divonis kerja paksa.

Warmbier dipulangkan dalam kondisi koma, tidak mampu mengenali bahasa apapun, dan mengalami kerusakan serius di jaringan otak.

Pyongyang mengklaim kondisi Warmbier diakibatkan kondisi medis bernama botulism dan konsumsi pil tidur setelah persidangannya tahun lalu. 

Korut menuduh Warmbier -- yang sempat melakukan tur di negara tersebut -- mencuri sebuah papan propaganda.


(WIL)

Lebih Berbahaya Bepergian ke Eropa Daripada ke Suriah

Lebih Berbahaya Bepergian ke Eropa Daripada ke Suriah

40 minutes Ago

Serangan teror yang semakin meningkat di Benua Eropa beberapa tahun terakhir menjadi kekhawatiran…

BERITA LAINNYA