AS Bantah Bersikap Seperti Gangster di Korut

Willy Haryono    •    Senin, 09 Jul 2018 07:06 WIB
korea utaraAmerika Serikat-Korea Utara
AS Bantah Bersikap Seperti Gangster di Korut
Menlu AS Mike Pompeo dalam kunjungan ke Tokyo, Jepang, 8 Juli 2018. (Foto: AFP)

Tokyo: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo membantah tuduhan dari Korea Utara yang menyebut Washington bersikap seperti "gangster" saat berdialog mengenai denuklirisasi di Pyongyang pada Jumat dan Sabtu kemarin.

Pompeo menegaskan mendorong denuklirisasi dari Korut adalah sesuatu yang sudah mendapat dukungan dari komunitas internasional. Denuklirisasi juga merupakan syarat mutlak jika Korut menginginkan pencabutan sanksi ekonomi.

"Jika permintaan itu disebut seperti gangster, maka dunia ini adalah gangster, karena sudah ada keputusan bulat di Dewan Keamanan PBB mengenai apa saja yang perlu dicapai," ujar Pompeo kepada awak media di Tokyo, Jepang, Minggu 8 Juli 2018.

"Saat kami berbicara kepada mereka (Korut) mengenai denuklirisasi, mereka tidak menekan balik," lanjut dia, seperti dikutip dari BBC.

Dalam sebuah pernyataan yang dimuat di Korean Central News Agency (KCNA), juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut mengecam AS karena memaksakan denuklirisasi secara sepihak.

"AS mendorong denuklirisasi secara sepihak lewat CVID, yang bertentangan dengan semangat pertemuan KTT Korut-AS," ujar jubir itu, merujuk pada KTT di Singapura bulan lalu.

CVID merupakan singkatan dari perlucutan program nuklir Korut secara menyeluruh, dapat diverifikasi dan tidak dapat diubah. Selama ini AS selalu menyuarakan CVID kepada Pyongyang.

Baca: Korut Tawarkan Opsi Denuklirisasi Bertahap



(WIL)