CIA Rilis 470 Ribu Dokumen Terkait Osama Bin Laden

Arpan Rahman    •    Kamis, 02 Nov 2017 13:12 WIB
osama bin laden
CIA Rilis 470 Ribu Dokumen Terkait Osama Bin Laden
Osama bin Laden tewas dalam penyergapan di Abbotabad, Pakistan 2 Mei 2011 (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, Washington: Dinas intelijen Amerika Serikat, Central Intelligence Agency (CIA) telah merilis hampir 470.000 arsip yang disita selama pembunuhan mantan pemimpin Al Qaeda Osama Bin Laden pada 2011.
 
Materi baru termasuk buku harian pribadi, dokumen, dan file audio serta video -- meliputi klip yang menunjukkan anaknya Hamza sebagai mempelai di pesta pernikahannya.
 
Kumpulan dokumen ini menjadi rilis keempat dari CIA sebagai materi yang ditemukan dalam serangan ke tempat persembunyian Bin Laden di Abbottabad, Pakistan.
 
Tapi beberapa materi masih dirahasiakan karena bisa membahayakan keamanan nasional, kata badan intelijen Amerika Serikat (AS) tersebut.
 
"Rilis surat-surat Al Qaeda, video, file audio, dan materi lainnya yang telah dibuka kembali memberi kesempatan bagi masyarakat Amerika untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut mengenai rencana dan cara kerja organisasi teroris ini," Direktur CIA Mike Pompeo mengatakan dalam sebuah siaran pers, seperti dikutip BBC, Kamis 2 November 2017.
 
Kartun dan film
 
Menurut pernyataan CIA, dokumen-dokumen tersebut "memberikan wawasan tentang asal-muasal pertentangan yang ada saat ini antara Al Qaeda dan ISIS (Islamic State)" serta "perselisihan strategis, doktrin, dan agama di dalam Al Qaeda dan sekutu-sekutunya".
 
Materi baru yang dirilis, pada Rabu 1 November, juga menunjukkan upaya jaringan teror mengeksploitasi pemberontakan Arab Spring, dan upayanya guna memperbaiki citra media, CIA menambahkan.
 
Sebuah komputer yang disita selama pennyergapan berisi file film-film Hollywood, kartun anak-anak dan juga tiga dokumenter tentang Bin Laden sendiri.
 
Di antara berkas video tersebut pula ada video pernikahan putra Bin Laden, yang menunjukkan rekaman langka Hamza Bin Laden sebagai anak muda. Hamza Bin Laden sekarang berusia 20-an, keberadaannya tidak diketahui.
 
Dokumen-dokumen sebelumnya yang dibongkar telah menyiratkan bahwa Bin Laden mempersiapkan anaknya untuk menggantikan dirinya sebagai pemimpin Al Qaeda.



(FJR)