Mantan Presiden Brasil Diduga Terlibat Korupsi

Sonya Michaella    •    Jumat, 16 Sep 2016 08:53 WIB
politik brasil
Mantan Presiden Brasil Diduga Terlibat Korupsi
Mantan Presiden Brazil, Luiz Inacio Lula da Silva (kanan) (Foto: BBC)

Metrotvnews.com, Rio de Janeiro: Jaksa federal Brasil meminta hakim untuk mendakwa mantan Presiden Brazil, Luiz Inacio Lula da Silva, terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus korupsi.

Sebelumnya, jaksa telah menyelidiki apakah Lula dan istrinya gagal menjelaskan asal kepemilikan sebuah rumah mewah di pinggir laut di kawasan resor Guaruja.

"Lula adalah bos besar dalam kasus korupsi Petrobas. Dia ada di puncak piramida kasus ini," ungkap jaksa Deltan Dalagnol dalam konferensi pers di Curitiba, seperti dikutip BBC, Jumat (16/9/2016).

Lula membantah sebagai pemilik rumah mewah itu dan menuding kasus tersebut bermuatan politik. Rumah tersebut dibangun oleh sebuah perusahaan konstruksi yang diduga terlibat dalam skandal korupsi di perusahaan minyak negara, Petrobas.

"Lula memilih langsung sejumlah pejabat senior di Petrobas, sehingga mereka bisa mengambil uang untuk kepentingan partai yang berkuasa (lewat korupsi)," lanjutnya.

Jaksa menilai, tanpa keputusan-keputusan yang diambil Lula, mustahil berbagai hal itu bisa diraih perusahaan tersebut. Lula, 70 tahun, menjabat presiden dari 2003 hingga 2010.

Awal tahun ini ia mengumumkan kembali melaju sebagai calon presiden pada pemilu 2018 mendatang. Namun, pada Juli dia didakwa menghalang-halangi investigasi yang dilakukan pada Petrobas.

Pengganti Lula, Dilma Rousseff, telah dimakzulkan oleh senat Brasil akhir bulan lalu karena kasus korupsi pula. Dalam beberapa hari ke depan hakim akan memutuskan untuk mendakwa Lula secara resmi atau tidak.

Selain Lula, enam orang lainnya, termasuk dua eksekutif OAS, telah didakwa dalam kasus ini. Rumah mewah di Guaruja ditaksir bernilai USD550.000 atau setara Rp7 miliar.


(FJR)