Mantan Presiden George H.W. Bush Kembali Dirawat di Rumah Sakit

Arpan Rahman    •    Rabu, 19 Apr 2017 13:05 WIB
amerika serikat
Mantan Presiden George H.W. Bush Kembali Dirawat di Rumah Sakit
Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) George H.W. Bush kembali dirawat (Foto: EPA).

Metrotvnews.com, Houston: Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) George H.W. Bush kembali dirawat di rumah sakit di Houston. Ia mengalami apa yang disebut kasus pneumonia ringan, menurut seorang juru bicara, Selasa 18 April.
 
Presiden ke-41 AS ini dibawa pada Jumat pekan lalu ke Rumah Sakit Houston Methodist dan mulai pengobatan untuk penyakitnya, kata juru bicara keluarga, Jim McGrath.
 
"Semangat Presiden Bush sangat baik dan sudah diobservasi lebih lanjut saat ia mendapatkan kembali kekuatannya," katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir UPI, Selasa 18 April 2017.
 
McGrath mengatakan, Bush dirawat di rumah sakit karena "batuk terus-menerus yang membuat dia tidak bisa istirahat dengan baik" dan bahwa kondisinya "sudah ditangani."
 
Bush, 92, mantan presiden AS tertua yang masih hidup, telah dirawat beberapa kali di rumah sakit dalam beberapa tahun terakhir untuk berbagai masalah penyakit. Pada Januari, ia menghabiskan dua pekan di rumah sakit -- termasuk waktu dalam perawatan intensif -- karena mengidap pneumonia. Istrinya, mantan ibu negara Barbara Bush, 90, dirawat di rumah sakit pada saat yang sama dengan kasus virus bronkitis.
 
Bush, ayah dari mantan Presiden George W. Bush, tidak bisa menghadiri pelantikan Presiden Donald Trump karena penyakitnya.
 
Mantan presiden tersebut menderita parkinsonisme vaskuler, kompleks gejala sejenis penyakit yang sama dengan penyakit Parkinson. Pada 2015, Bush dirawat di rumah sakit setelah mengalami cedera leher yang parah di dekat rumahnya di Houston.
 
Bush menjabat di Gedung Putih 1981-1993 -- pertama sebagai wakil presiden Ronald Reagan, dan kemudian untuk satu periode sebagai presiden. Dia menjadi anggota DPR dari Texas (1967-1971), Duta Besar AS untuk PBB (1971-1973) di bawah Richard Nixon, dan utusan ke China (1974-1975) serta Direktur CIA (1976-1977) di pemerintahan Gerald Ford sebelum ia menjadi wakil presiden saat pemerintahan Reagan.



(FJR)