AS Suntik Mati Dua Narapidana dalam Semalam

Willy Haryono    •    Selasa, 25 Apr 2017 17:10 WIB
eksekusi mati
AS Suntik Mati Dua Narapidana dalam Semalam
Jack Jones (kiri) dan Marcel Williams. (Foto: Independent)

Metrotvnews.com, Arkansas: Negara bagian Arkansas di Amerika Serikat mempercepat eksekusi beberapa narapidana sebelum obat mematikan yang digunakan untuk suntik mati kedaluwarsa pekan depan. 

Jaksa Agung Arkansas Leslie Rutledge mengatakan bahwa Jack Jones dan Marcel Williams, dua narapidana yang divonis mati pada 1990-an, dieksekusi dengan cara disuntik pada Senin 24 April 2017 malam setelah pengadilan menolak banding. 

Arkansas berencana mengeksekusi delapan terpidana mati dalam sebelas hari. Empat dari delapan narapidana mendapat penangguhan hukuman.

Jones, 52, dieksekusi setelah Mahkamah Agung AS menolak permohonan banding dari kuasa hukumnya.

Williams, 46, tewas dieksekusi setelah bandingnya juga ditolak. Pengacaranya mencoba mengajukan banding di menit-menit terakhir dengan mengatakan kliennya terlampau gemuk sehingga sulit mencari pembuluh darah untuk disuntikkan obat mematikan. 

Gubernur Arkansas Asa Hutchinson mengatakan percepatan eksekusi diperlkukan karena pasokan obat untuk suntik mati akan kedaluwarsa pada akhir April. 

Rutledge menyebut keluarga dan teman-teman dari korban kejahatan Jones dan Williams bersyukur karena "keadilan telah ditegakkan."


(WIL)