Bandingkan Assad dengan Hitler, Jubir Gedung Putih Minta Maaf

Willy Haryono    •    Rabu, 12 Apr 2017 23:48 WIB
krisis suriah
Bandingkan Assad dengan Hitler, Jubir Gedung Putih Minta Maaf
jubir Gedung Putih Sean Spicer. (Foto: AFP/Getty)

Metrotvnews.com, Washington: Juru bicara Gedung Putih Sean Spicer mengaku telah melakukan kesalahan karena membandingkan sosok Presiden Suriah Bashar al-Assad dengan pemimpin Nazi Jerman Adolf Hitler. 

Spicer mengungkapkan dirinya tersiksa dalam kapasitas profesional dan personalnya setelah mengindikasikan pendekatan Assad dalam konflik lebih buruk ketimbang Hitler di era Perang Dunia. 

Komentar perbandingan diucapkan Spicer dalam merespons serangan kimia yang menewaskan 87 orang di kota Khan Sheikhun, provinsi Idlib, pada 4 April 2017. 

"Seharusnya tidak boleh membandingkan kekejaman. Saya melakukan kesalahan. Tidak ada kata-kata lain lagi. Saya menyinggung topik yang seharusnya tidak diangkat, dan saya mengacaukan semuanya," ujar Spicer dalam wawancara di sebuah acara di museum Washington, Amerika Serikat (AS), Rabu 12 April 2017. 

Dia menambahkan: "Saya harap saya telah menunjukkan bahwa saya memahami kesalahan ini dan dimaafkan semua orang."

Saat ditanya apakah Trump telah berbicara langsung kepadanya terkait masalah Hitler, Spicer menjawab tidak. "Tidak ada percakapan pribadi. Ini kesalahan saya. Murni kesalahan saya," ungkap dia, seperti dikutip ITV.

Gelombang kecaman dan kritik menghampiri Spicer usai perbandingan Assad dengan Hitler. Dalam pernyataannya, Spicer menyebut Hitler tidak pernah menggunakan senjata kimia semasa Perang Dunia, sementara Assad memakainya di Suriah. 

Pada kenyataannya, Hitler memerintahkan Nazi membunuh jutaan Yahudi dengan memasukkan mereka ke ruangan berisi gas di era PD II. Pembantaian Yahudi oleh Nazi ini dikenal dengan peristiwa Holocaust.


(WIL)