Turis AS Tewas Diserang Ikan Hiu di Kosta Rika

Willy Haryono    •    Senin, 04 Dec 2017 10:35 WIB
satwaikan hiu
Turis AS Tewas Diserang Ikan Hiu di Kosta Rika
Serangan hiu terhadap manusia terjadi dari waktu ke waktu. (Foto: OKIKNAWA CHURAUMI AQUARIUM/AFP/File)

San Jose: Seorang turis asal Amerika Serikat (AS) tewas diserang ikan hiu saat sedang melakukan scuba diving di lepas pantai Kosta Rika. Kementerian Lingkungan Hidup Kosta Rika mengonfirmasi adanya seorang wisatawan asing yang tewas diserang hiu. 

Korban diidentifikasi sebagai wanita bernama Rohina Bhandari, direktur senior perusahaan WL Ross & Co. LL yang berbasis di New York. Identitasnya terungkap setelah dikenali sejumlah sahabatnya pada Kamis kemarin. 

Seperti dikutip Telegraph, Minggu 3 Desember 2017, Bhandari ditarik dari perairan Pasifik setelah mengalami pendarahan hebat di kedua kakinya. Namun sayang, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Seorang pemandu wisata yang menemani korban juga terluka parah namun masih sadarkan diri. Ia mengaku melihat seekor hiu yang mendekati kelompoknya saat sedang menyelam di dekat Pulau Cocos, sekitar 300 mil laut dari daratan utama Kosta Rika.

Menurut surat kabar La Nacion, pemandu wisata itu menyadari ada seekor hiu yang mendekat dan berusaha mengusirnya. 

Namun saat ia dan para wisatawan naik ke permukaan, hiu itu bergerak ke arah Bhandari dan mengigit kedua kakinya. Hiu yang menyerang adalah jenis hiu macan yang banyak ditemukan di sekitar pulau-pulau Pasifik. 

Berbeda dari hiu kebanyakan, hiu macan lebih agresif dan tercatat banyak menyerang manusia. 

Sejumlah teman korban menggelar acara penghormatan terakhir di Manhattan. "Sangat menyedihkan Rohina telah meninggal dunia," tulis Julie Walker di Facebook. "Dia adalah teman yang luar biasa dan sangat menghargai kehidupan. Saya akan selalu mengenangnya," lanjut dia.

Kementerian Lingkungan Hidup Kosta Rika menekankan bahwa serangan hiu ini adalah "insiden terisolasi" yang sangat jarang terjadi. Perekonomian negara di Amerika Tengah tersebut sangat tergantung dari industri pariwisata.


(WIL)