Indonesia Promosikan Makanan dan Minuman di Pameran Meksiko

   •    Minggu, 11 Mar 2018 17:30 WIB
indonesia-meksiko
Indonesia Promosikan Makanan dan Minuman di Pameran Meksiko
Dubes Yusra Khan di paviliun Indonesia di pameran ANTAD & Alimentaria 2018 di Guadalajara, Meksiko, 6-8 Maret 2018. (Foto: KBRI Mexico City)

Guadalajara: Indonesia telah berpartisipasi dalam pameran ANTAD & Alimentaria 2018, sebuah Expo untuk mempromosikan produk makanan dan minuman internasional yang diselenggarakan pada 6-8 Maret 2018 di Guadalajara, Meksiko. Expo ini bermanfaat karena juga diikuti pelaku bisnis domestik sektor makanan dan minuman.

Turut berpartisipasi dalam pameran antara lain produsen makanan dan minuman asal Tiongkok, Korea Selatan, India, Thailand, Amerika Serikat, Kanada, Brazil, Guatemala, El Salvador, Kolombia, Argentina, Peru, Guyana, Honduras, Kosta Rika, Spanyol, Belanda, Italia, Latvia, Turki, Polandia dan Australia.   

Paviliun Indonesia yang berukuran 45m2 diwakili oleh lima perusahaan, yaitu PT. Kapal Api Global, PT. Mayora Indah, PT. Kaldu Sari Nabati, PT. ICC Indonesia dan Ampuh Herbal, LLC. 

Perusahaan-perusahaan tersebut menawarkan keragaman produk makanan dan minuman Indonesia, yaitu biskuit, wafer, mi instan, permen, kopi, gula kelapa. Terdapat pula produk turunan CPO seperti margarin, shortening, minyak goreng, dessicated coconut dan produk kemasan sarden dan tuna. 

Menarik untuk dicatat bahwa produk gula kelapa makin banyak diminati pasar di Meksiko, demikian juga dengan produk turunan kelapa sawit. 


Paviliun Indonesia di pameran ANTAD & Alimentaria 2018. (Foto: KBRI Mexico City)

"Meksiko merupakan pasar non tradisional dengan kondisi pasar dan perilaku konsumen yang menjanjikan. Potensi yang semakin membaik sejalan dengan perkembangan di kawasan, yaitu meningkatnya peran Meksiko di kawasan sebagai distributor/hub," ucap Duta Besar Indonesia untuk Meksiko Yusra Khan saat makan malam dengan peserta Indonesia, dalam rilis yang diterima Medcom.id, Minggu 11 Maret 2018.

"Partisipasi perusahaan-perusahaan Indonesia ke Meksiko memberikan kesempatan memperluas pasar produk Indonesia khususnya makanan dan minuman di Meksiko," lanjut dia.

Untuk mengoptimalkan promosi produk makanan dan minuman Indonesia di Meksiko, pada 5 Maret KBRI Mexico City dan ITPC Mexico City menyelenggarakan breakfast meeting dengan mengundang para pembeli potensial sektor makanan dan minuman di Meksiko, khususnya kawasan Guadalajara. 

Pada pertemuan tersebut, perwakilan perusahaan Indonesia berkesempatan mempromosikan perusahaan dan produk-produk unggulannya, baik melalui pemaparan, one-on-one meeting dan display produk pada tempat khusus yang disediakan. Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mempromosikan penyelenggaraan Trade Expo Indonesia 2018.

Dari hasil partisipasi pada pameran ANTAD & Alimentaria 2018, diperkirakan potensi transaksi perdagangan sebesar USD1,2 juta untuk satu tahun mendatang. 

Sementara data perdagangan Indonesia dan Meksiko menunjukan pertumbuhan yang cukup menggembirakan. Nilai total perdagangan Indonesia - Meksiko pada tahun 2017 dibandingkan tahun 2016 mengalami perubahan positif sebesar 21,24%, yang mencapai nilai US$ 1756 juta. 

Sementara nilai impor barang asal Indonesia ke Meksiko adalah USD1495 juta, terdapat surplus perdagangan Indonesia sekitar USD1235 juta.


Paviliun Indonesia di pameran ANTAD & Alimentaria 2018. (Foto: KBRI Mexico City)



(WIL)


Strategi AS Tandingi Tiongkok di Afrika

Strategi AS Tandingi Tiongkok di Afrika

50 minutes Ago

Amerika Serikat mengumumkan strategi baru untuk Afrika, benua yang belakangan banyak dirangkul…

BERITA LAINNYA