Maskapai AS Bayar Rp1,2T ke Pemilik Gedung WTC Terkait Serangan 9/11

Fajar Nugraha    •    Rabu, 22 Nov 2017 14:19 WIB
amerika serikat
Maskapai AS Bayar Rp1,2T ke Pemilik Gedung WTC Terkait Serangan 9/11
Puing dari menara kembar WTC usai serangan 9/11 (Foto: AFP).

New York: Maskapai Amerika Serikat (AS) yakni United Airlines dan American Airlines membayar ganti rugi kepada pemilik gedung menara kembar World Trade Center (WTC), usai serangan teroris pada 11 September 2001.

Selama 13 tahun pemilik dari gedung WTC, Larry Silverstein, menuntut ganti rugi kepada dua maskapai tersebut. Pada akhirnya putusan ditetapkan pada Selasa 21 November 2017 waktu AS.

Namun kedua maskapai itu tidak akan mengeluarkan uang sama sekali. Melainkan asuransi yang akan membayar kepada pihak World Trade Center Properties.

Seperti dilansir AFP, Rabu 22 November 2017, enam minggu sebelum serangan terhadap gedung WTC, Silverstein menandatangani kontrak penyewaan selama 99 tahun. Properti itu sendiri dimiliki oleh Otoritas Pelabuhan New York dan New Jersey.

Usai serangan dua pesawat yang menyebabkan robohnya menara kembar itu, Silverstein menerima ganti rugi dari pihak asuransi sebesar USD4,5 miliar atau sekitar Rp60,8 triliun. Kesepakatan ini pun diraih setelah negosiasi yang berlangsung panjang.

Tetapi Silverstein menuntut ganti rugi dari American Airlines dan United, yang pesawatnya dibajak dan digunakan dalam serangan itu.

Pada awalnya Silverstein menuntut ganti rugi sebesar USD12,3 miliar atau sekitar 166,2 trilun. Tuntutan itu diarahkan kepada kedua maskapai dan pihak perusahaan keamanan bandara.

Sekarang, kedua belah pihak sepakat mengenai ganti rugi yang harus dibayar dan disetujui oleh Hakim Distrik, Alvin Hellerstein.

Serangan pada 11 September 2001 silam menyerang menara kembar WTC dan menewaskan lebih dari 2.750 jiwa. Pesawat lain juga dibajak dan menghantam Pentagon di Washington sementara pesawat jatuh di Pennsylvania. Total sekitar 3.000 orang tewas dalam serangan ini.



(FJR)