Presiden Kuba Pimpin Penghormatan Terakhir untuk Fidel Castro

Fajar Nugraha    •    Rabu, 30 Nov 2016 09:10 WIB
fidel castro wafat
Presiden Kuba Pimpin Penghormatan Terakhir untuk Fidel Castro
Siluet dari mendiang Fidel Castro yang wafat Jumat 25 November (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, Havana: Jalanan Kota Havana dipenuhi oleh rakyat Kuba yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada Fidel Castro. Upacara ini dipimpin langsung oleh adiknya, Raul Castro.
 
Dengan pidato penuh kepedihan dan suara meriam yang menggelegar, upacara ini berlangsung pada Selasa 29 November malam waktu setempat. 
 
Presiden Raul Castro yang mengenakan pakaian militer lengkap, memimpin penghormatan untuk sang kakak. Fidel Castro merupakan tokoh kunci revolusi Kubu dan mengambil tongkat kepemimpinan pada 1959.
 
Beberapa pemimpin dunia dijadwalkan akan hadir dalam upacara penghormatan ini. Beberapa diantaranya adalah Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Presiden Bolivia Evo Morales, Presiden Zimbabwe Robert Mugabe dan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma.
 
Mereka akan memberikan penghormatan kepada Fidel yang wafat di usia 90 tahun pada Jumat 25 November lalu. Namun dengan wafatnya Castro, tampak perbedaan politik dalam beberapa elite di Kuba.
 
"Kuba dalam momen syok. Saya datang untuk memberikan dukungan kepada saudara-saudara yang mengalami rasa sakit," ujar Morales, seperti dikutip Guardian, Rabu (30/11/2016).
 
Sementara Presiden Amerika Serikat Barrack Obama tidak akan mengirimkan delegasinya ke Kuba untuk menghadiri upacara pemakaman Fidel Castro. Fidel rencananya bakal dimakamkan di pemakaman Santa Ifigenia di Santiago de Cuba, Minggu, 4 Desember 2016.

(Baca: AS Takkan Kirim Delegasi Pada Pemakaman Fidel Castro).
 
Dilansir dari Reuters Rabu (30/11/2016), pihak Gedung Putih telah menyampaikan secara langsung, tidak akan ada delegasi yang dikirimkan untuk menghadiri pemakaman Fidel.
 
Namun, juru bicara Gedung Putih, Earnest mengatakan, perwakilan dari Amerika bakal tetap hadir. Perwakilan Amerika yakni wakil penasihat National Security, Ben Rhodes dan Jeffrey DeLaurentis yang dinominasikan bakal menjadi duta besar di Havana.

Kecintaan rakyat untuk Fidel Castro Meskipun Fidel Castro sudah tiada, rakyat Kuba tetap menunjukkan kecintaan mereka kepada tokoh revolusi itu. Kalangan muda hingga lanjut usia tampak memenuhi jalanan kota untuk memberikan penghormatan.

Bahkan tampak sekelompok veteran yang berhenti sejenak di pusat kota Havana untuk meneriakan 'Viva Fidel!'. 

Armando Vasquez yang berjuang bersama Castro di Sierra Maestra saat perjuangan revolusi mengingat kembali pengalamannya. 

"Dia seperti ayah. Ketika memberikan perintah, dia tahu bahwa kami bisa melakukannya, karena dia sudah mencontohkan bahwa perintah itu bisa dilakukan," jelas Vasquez.

Seorang prajurit veteran lainnya mengeluarkan foto dalam dompetnya yang menunjukkan ada Castro di dalamnya. "Lihat ini. Saya tidak menyimpan foto putri atau istri saya, tetapi foto dia (Fidel Castro). Ini menunjukkan betapa Fidel sangat berarti bagi saya," tutur Gilberto Gonzalez.

"Kami rakyat Kuba merasa terhormat memiliki pemimpin seperti dirinya," pungkas Gonzalez.

Media setempat melaporkan bahwa guci yang menampung abu Castro disimpan di sebuah ruangan di Kementerian Pertahanan Kuba. Sebelumnya Raul Castro dan petinggi Parti Komunis Kuba memberikan penghormatan resmi.

Sementara rakyat tampak menunggu di Plaza of the Revolution yang merupakan jantung pemerintahan Kuba. Di tempat ini Fidel Castro kerap melontarkan pidato berapi-api dan disaksikan oleh rakyat.

 
 


(FJR)