Trump Kecam Seruan Hitung Ulang Pilpres AS

Willy Haryono    •    Minggu, 27 Nov 2016 12:19 WIB
donald trump
Trump Kecam Seruan Hitung Ulang Pilpres AS
Presiden terpilih AS Donald Trump. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, New York: Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengecam seruan hitung ulang hasil pemilihan umum yang digagas Partai Hijau dan politikusnya, Jill Stein. 

Trump menegaskan usaha hitung ulang tidak lebih dari plot penggalangan dana Stein. 

"Hitung ulang ini hanya akal-akalan Jill Stein, yang meraih kurang dari satu persen suara secara total dan bahkan tidak ada di beberapa negara bagian, untuk mengumpulkan uang," ujar Trump dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip CNN, Sabtu (26/11/2016). 

Partai Demokrat dikabarkan turut bergabung dengan Partai Hijau untuk melakukan hitung ulang di beberapa negara bagian. 

Dalam pernyataan di Twitter, Trump menuliskan, "Penipuan Partai Hijau untuk mengisi pundi-pundi uangnya dengan seruan hitung ulang kini diikuti Partai Demokrat yang sudah kalah."

Stein telah menggalang dana lebih dari USD5 juta untuk hitung ulang di Wisconsin, yang diperkirakan dimulai pekan depan. 

Hadir di CNN, Stein membantah tuduhan Trump bahwa dana tidak akan digunakan untuk proses hitung ulang. 


Capres dari Partai Hijau Jill Stein. (Foto: AFP)

"Sekadar informasi, semua dana ini masuk ke akun khusus dan terpisah yang hanya akan digunakan untuk hitung ulang," tutur Stein kepada Pamela Brown dalam program Newsroom CNN."

"Dia sendiri yang mengatakan pemilu ini telah dicurangi, kecuali jika dia menang," sambung Stein. 

Menurut Trump, "masyarakat AS telah berbicara dan pilpres ini telah usai. Hillary Clinton juga sudah memberikan ucapan selamat kepada saya. Kita harus menerima hasil ini dan bergerak menuju masa depan."

Terkait beberapa negara bagian yang diperkirakan akan menjalani hitung ulang, Trump menegaskan dirinya menang di Wisconsin, Michigan dan Pennsylvania dalam "jumlah besar." 


(WIL)