Ketua DPR AS Sebut Guru Tidak Seharusnya Dipersenjatai

Arpan Rahman    •    Rabu, 28 Feb 2018 22:52 WIB
donald trumppemerintahan as
Ketua DPR AS Sebut Guru Tidak Seharusnya Dipersenjatai
Ketua DPR AS Paul Ryan. (Foto: AFP)

Washington: Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Paul Ryan mengatakan, Selasa 27 Februari 2018, bahwa Kongres seharusnya tidak secara legislatif mengesahkan gagasan Presiden Donald Trump untuk mempersenjatai guru dengan senjata api. 

Ini merupakan kelanjutan dari penembakan massal di Parkland pada 14 Februari yang menewaskan 17 orang. Usai penembakan, Trump melontarkan wacana bahwa jika guru diberikan senjata, maka penembakan massal bisa dicegah.

"Itu sebenarnya masuk ke ranah pemerintah daerah, dewan sekolah setempat, negara-negara bagian," kata Ryan kepada awak media di Capitol Hill, Washington, mengenai wacana mempersenjatai guru. 

"Sebagai orang tua, saya pikir itu ide bagus. Tapi saya juga pikir kita perlu menghormati aparat federal dan yurisdiksi lokal," cetusnya seperti disitir UPI, Rabu 28 Februari 2018.

Menurut Ryan, seharusnya fokus dari reformasi senjata api bukan kepada "warga negara yang taat hukum."

"Kita harus fokus untuk memastikan warga yang tidak boleh memegang senjata, tidak akan pernah bisa mendapatkan senjata," kata Ryan.

Pemimpin Senat Partai Republik Mitch McConnell dari Kentucky menyatakan dukungannya untuk pemeriksaan yang lebih ketat terhadap latar belakang calon pembeli senjata api di AS di bawah sistem NICS. 

Chuck Schumer, politikus Demokrat dari New York, menyebut bahwa UU yang didukung McConnell bagus, tapi tidak berjalan cukup lancar. Dia minta pemeriksaan latar belakang universal untuk semua penjualan senjata. Pemeriksaan NICS hanya dilakukan buat penjualan senjata melalui penyuplai senjata berizin federal.


(WIL)


Strategi AS Tandingi Tiongkok di Afrika

Strategi AS Tandingi Tiongkok di Afrika

15 minutes Ago

Amerika Serikat mengumumkan strategi baru untuk Afrika, benua yang belakangan banyak dirangkul…

BERITA LAINNYA