Empat Tewas dan 19 Hilang Akibat Tanah Longsor di Chile

Sonya Michaella    •    Senin, 27 Feb 2017 09:41 WIB
tanah longsorchile
Empat Tewas dan 19 Hilang Akibat Tanah Longsor di Chile
Chile dilanda tanah longsor pascahujan lebat selama akhir pekan. (Foto: BBC)

Metrotvnews.com, Santiago: Hujan lebat selama akhir pekan di Chile yang menyebabkan tanah longsor menewaskan empat orang dan 19 lainnya hilang.

Tak hanya itu, 373 orang pun terisolasi di lembah gunung dekat ibu kota Santiago. Pasokan air minum untuk lebih dari satu juta keluarga pun sulit untuk diberikan karena terkendala kondisi yang parah.

Gubernur Santiago, Claudio Orrego mengatakan, lebih dari satu juta rumah kekurangan air minum tersebut tersebar di sekitar 30 kabupaten.

"Kami tidak tahu kapan air minum bisa sampai ke mereka. Kami sedang berusaha," katanya.

Ia mengatakan, normalnya kembali layanan air minum tergantung dengan kondisi cuaca dan badai di Santiago.

"Tim darurat bekerja di lapangan untuk terhubung dengan warga yang terisolasi untuk bisa memberikan mereka setidaknya air minum," kata Presiden Chile, Michelle Bachelet dalam pernyataan resminya.

Dilansir Reuters, Senin 27 Februari 2017, di wilayah O'Higgins, selatan Santiago, dilaporkan seorang anak berusia 12 tahun tewas ketika tanah longsor menimbun mobilnya.

Tim penyelamat juga harus membersihkan jalan dari puing-puing bangunan dan tanah di lembah San Jose de Maipo agar warga bisa mengungsi.

Ini adalah bencana terparah di Chile setelah April 2016 lalu, hujan lebat juga menyapu lembah San Jose de Maipo dan menewaskan satu orang.


(WIL)