Pria Tewas Ditembak dalam Unjuk Rasa di Venezuela

Willy Haryono    •    Jumat, 21 Apr 2017 22:33 WIB
konflik venezuela
Pria Tewas Ditembak dalam Unjuk Rasa di Venezuela
Unjuk rasa bentrok dengan aparat di Caracas, Venezuela, 19 April 2017. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Caracas: Seorang pria tewas ditembak dalam unjuk rasa di Caracas, Venezuela, Kamis 20 April 2017 malam waktu setempat. 

"Dengan hati terluka, saya melaporkan kematian Melvin Guaitan akibat tembakan senjata api. Ia adalah seorang pekerja baik hati dari Petare," tulis Carlos Ocariz, wali kota Sucre, sebuah divisi dari Caracas.

"Kami meminta pelaku penembakan diinvestigasi dan dihukum!" tambah dia, seperti dikutip AFP

Ocariz tidak menjelaskan detail penembakan, apakah Guaitan ikut berjalan bersama massa oposisi atau hanya sekadar lewat di lokasi. Tidak disebutkan pula apakah penembak itu warga sipil atau aparat penegak hukum. 

Di tengah kekacauan unjuk rasa, 54 anak-anak dievakuasi dari sebuah rumah sakit di Petare. 

Delapan orang tewas dalam tiga pekan terakhir selama unjuk rasa menentang Presiden Nicolas Maduro di Caracas. Demonstrasi tersebut selalu berujung bentrok antar pendemo dengan petugas. 

Krisis Ekonomi

Bentrokan dilaporkan terjadi di beberapa bagian Caracas, dan yang paling serius berlangsung di El Valle. Sejumlah toko diserang, jalanan diblokade dan barikade polisi dibakar. 

Demonstran menyalahkan Maduro -- tokoh yang lahir di tengah Revolusi Bolivarian pada 1999 -- atas krisis ekonomi di Venezuela yang ditandai krisis makanan, obat-obatan dan bahan-bahan pokok. 

Maduro menuding gelombang unjuk rasa tersebut didukung Amerika Serikat. 

Oposisi menuduh Maduro membiarkan pasukan pemerintah dan geng bersenjata menekan demonstrator, yang bertekad tidak akan berhenti hingga sang presiden mundur.

"Saya tidak peduli jika saya menghirup gas (air mata), saya tidak peduli jika saya mati," tegas Natasha Borges, 17. "Kita harus menghentikan pemerintah represif dan pembunuh ini."


(WIL)