Sektor Infrastruktur Indonesia Diminati Pengusaha di Chicago

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 12 Aug 2017 15:06 WIB
diplomasi luar negeri
Sektor Infrastruktur Indonesia Diminati Pengusaha di Chicago
Konsul Jenderal Indonesia Rosmalawati Chalid dalam paparannya menyampaikan berbagai potensi yang dimiliki Indonesia (Foto: Dok. KJRI Chicago).

Metrotvnews.com, Chicago: Sejalan dengan program pemerintahan Presiden Joko Widodo, perwakilan RI di luar negeri diminta untuk lebih giat menjalankan kebijakan diplomasi ekonomi.
 
Hal ini dilakukan oleh KJRI Chicago yang bekerjasama dengan International Trade Association of Greater Chicago (ITAGC) menyelenggarakan bisnis forum dengan tema: 'Indonesia Rising: Trade and Investment Opportunities' pada 10 Agustus. 
 
Tujuan utama kegiatan adalah memberikan pengenalan yang lebih baik mengenai potensi bisnis dan investasi Indonesia kepada kalangan pengusaha di Midwest.
 
Bisnis forum tersebut dihadiri oleh 35 pengusaha asal Midwest dengan berbagai latar belakang industri mulai dari sektor jasa, sampai dengan sektor konstruksi.
 
Executive Director ITAGC, Mr. Richard Paullin menggarisbawahi bahwa Indonesia sebagai negara anggota G-20 serta sebagai negara ekonomi ke-16 dengan potensinya masih berada di bawah radar bagi banyak pengusaha di AS. 
 
"Sehingga, sudah saatnya bagi pengusaha AS untuk melakukan diversifikasi ke Indonesia sebagai destinasi baik untuk melakukan hubungan perdagangan ataupun investasi," ujar Paullin, seperti dikutip dari keterangan tertulis KJRI Chicago, yang diterima Metrotvnews.com, Sabtu 12 Agustus 2017.
 
Konsul Jenderal Indonesia Rosmalawati Chalid dalam paparannya menyampaikan berbagai potensi yang dimiliki Indonesia khususnya memfokuskan pada sektor-sektor prioritas yakni infrastruktur dan 10 destinasi turis yang dikenal sebagai 'the new 10 Bali' serta prosedur dan insentif yang diberikan Pemerintah Indonesia terhadap para investor.
 
Selain itu, forum juga menghadirkan Melissa Cassidy dari perusahaan Tian Medical untuk sharing pengalaman mereka dalam melakukan bisnis dengan Indonesia dan rencana Tian Medical untuk membuka pabrik perakitan peralatan medical di Indonesia.
 
Hal yang mengemuka dari acara bisnis forum ini antara lain adalah mengenai adanya perbedaaan peraturan yang harus dilalui oleh investor antara peraturan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah serta isu terkait Hak Kekayaan Intelektual, dan investasi di sektor pendidikan. 
 
Beberapa pengusaha telah menyatakan ketertarikan untuk berpartisipasi dalam sektor infrastruktur seperti jalan dan pelabuhan, water treatment, perbankan dan kerjasama sertifikasi perawat.
 
Wilayah kerja KJRI Chicago dikenal dengan Midwest yang terdiri dari negara-negara bagian: Illinois, India, Iowa, Kansas, Kentucky, Michigan, Minnesota, Missouri, Nebraska, North Dakota, Ohio, South Dakota, dan Wisconsin. 
 
Total perdagangan RI dengan negara-negara bagian Midwest mencapai USD 4,6 miliar di tahun 2016. Sementara total ekspor: USD3,4 miliar dan total impor USD 1,2 miliar. Sedangkan realisasi investasi AS di Indonesia sampai dengan triwulan ke-2 mencapai USD968,8 juta dengan 392 proyek.



(FJR)