Sekutu Presiden Rusia Desak Warga AS Pilih Donald Trump

Sonya Michaella    •    Jumat, 14 Oct 2016 08:24 WIB
pemilu as
Sekutu Presiden Rusia Desak Warga AS Pilih Donald Trump
Vladimir Zhirinovsky (Foto: REUTERS)

Metrotvnews.com, Moskow: Amerika Serikat (AS) harus memilih Donald Trump sebagai presiden atau akan terseret ke dalam perang nuklir. Hal ini diungkapkan oleh sekutu ultra-nasionalis Presiden Rusia, yang bernama Vladimir Zhirinovsky.

Zhirinovsky, yang merupakan sekutu Vladimir Putin, adalah seorang anggota parlemen veteran yang dikenal dengan retorika berapi-api.

"Trump adalah satu-satunya prang yang mampu meredam ketegangan antara Rusia dan AS yang terus meningkat belakangan ini," ujar Zhirinovsky, seperti dikutip Reuters, Jumat (14/10/2016).

Sebaliknya, Zhirinovsky menuding saingan Trump dari Demokrat, Hillary Clinton, dapat memicu Perang Dunia Ketiga. 

"Warga AS yang berpartisipasi dalam pada 8 November harus menyadari bahwa mereka memberikan suara untuk perdamaian di Planet Bumi jika mereka memilih Trump. Tetapi, jika mereka memilih Hillary, itu tandanya perang. Akan ada Hiroshima dan Nagasaki di mana-mana," ujarnya lagi.

Pernyataan ini dilontarkan Zhirinovsky di tengah ketegangan hubungan Washington dan Moskow karena berbeda pandangan dalam mengatasi konflik di Suriah dan Ukraina.

Selain itu, pekan lalu Gedung Putih juga menuding Rusia meluncurkan serangan siber terhadap Partai Demokrat AS. 


Zhirinovsky bersama Presiden Rusia, Vladimir Putin/Reuters

"Dia (Trump) tidak akan peduli tentang Suriah, Libya dan Irak dan mengapa AS mengganggu di negara-negara itu. Dan Ukraina, siapa yang butuh Ukraina?," lanjutnya lagi.

Dirinya juga mengaku sebagai salah satu teman dari diktator Irak, Saddam Hussein dan Muammar Gaddafi dari Libya.

Di samping itu, Zhirinovsky menuding Clinton tak becus jika memimpin AS, dilihat dari perannya saat menjabat sebagai menteri luar negeri AS pada pemerintahan Barack Obama.

"Dia haus kekuasaan. Ia selalu menilai dirinya orang paling penting di planet ini, bahwa AS adalah negara yang luar biasa, seperti Obama. Itu berbahaya, dapat memicu perang nuklir," tuturnya.

Zhirinovsky dikenal di Rusia sebagai tokoh yang kerap meluncurkan pernyataan kontroversial demi menarik perhatian publik. Ia juga dikenal sebagai tokoh yang setia pada kebijakan Kremlin. 

Zhirinovsky pernah mengusulkan agar membuat pagar berduri di Rusia selatan untuk menghalau sebagian besar warga Muslim di kawasan tersebut.

Langkah ini disebut-sebut kompak dengan janji kampanye Trump untuk membangun tembok di perbatasan demi menghalau imigran Meksiko dan menerapkan tes ideologi bagi warga Muslim yang ingin memasuki AS.


(FJR)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

1 day Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA