Badai Matthew Tewaskan 35 Orang di North Carolina

Sonya Michaella    •    Rabu, 12 Oct 2016 11:32 WIB
badai matthew
Badai Matthew Tewaskan 35 Orang di North Carolina
Imbas Badai Matthew di Amerika Serikat (AS) (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, North Carolina: Setelah menghantam Haiti dan Florida, kini Badai Matthew diperkirakan bergerak ke North Carolina. Sementara, ribuan warga North Carolina dikabarkan telah mengungsi.
 
Gubernur North Carolina, Pat McCrory telah memperingatkan kondisi sangat berbahaya dalam beberapa hari mendatang di tengah dan timur North Carolina.
 
"Saat ini 35 korban tewas telah dikonfirmasi di North Carolina dan satu orang dikabarkan hilang," ujar McCrory, seperti dikutip Reuters, Rabu (12/10/2016).
 
Hampir 4.000 orang telah mengungsi di berbagai penampungan di North Carolina. Termasuk sekitar 1.200 orang di Lumberton di mana Sungai Lumber telah meluap sampai 1,2 meter. Luapan ini melebihi saat Badai Frances melanda pada 2004 silam.
 
Rumah-rumah terlihat terendam hampir ke atap dan kota North Carolina seperti teredam air ketika stasiun televisi swasta memperlihatkan tayangan melalui drone.


Imbas Badai Matthew di Florida, Amerika Serikat (Foto: AFP)
 
 
Sementara, Presiden Amerika Serikat (AS)  Barack Obama telah memerintahkan pengiriman bantuan ke North Carolina. Badai terkuat di benua Amerika ini telah menyebabkan 7.000 rumah hancur dalam sekejap.
 
Sebelum melanda North Carolina, Badai Matthew telah melanda Florida terlebih dahulu dan menewaskan sekitar 18 orang.
 
Keadaan lebih parah terjadi di Haiti, di mana hampir 1.000 orang tewas akibat serangan badai Matthew. Pasca badai Matthew, warga Haiti pun harus berjuang lagi untuk melawan wabah kolera yang ditularkan melalui air kotor.
 
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pun segera menyerukan bantuan cepat untuk warga di Haiti dan sekitarnya yang terkena banjir. Tak hanya itu, PBB juga menyerukan pemberian bantuan cepat ke Florida dan North Carolina.  
 



(FJR)

Polisi Inggris Rilis Foto Penyerang Westminster

Polisi Inggris Rilis Foto Penyerang Westminster

2 hours Ago

Khalid Masood, warga Inggris 52 tahun dengan riwayat pelanggaran kekerasan tapi diyakini bukan…

BERITA LAINNYA