AS Tolak Rencana Perundingan Damai Korsel-Korut

Sonya Michaella    •    Rabu, 03 Jan 2018 11:08 WIB
nuklir korea utararudal korut
AS Tolak Rencana Perundingan Damai Korsel-Korut
Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korut Kim Jong un masih berseteru. (Foto: AFP)

Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terang-terangan menolak prospek perundingan antara Korea Selatan (Korsel) dan Korea Utara (Korut).

Bahkan, Korsel menawarkan perundingan dihelat pada 9 Januari mendatang.

"Usulan dialog Korsel-Korut tidak masuk akal. Washington tidak akan pernah menerima Pyongyang memiliki program nuklir," kata Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley.

Sementara itu, menanggapi ancaman Kim Jong-un yang mengatakan tombol nuklir ada di mejanya dan ia siap menekannya setiap saat, Trump menjawab bahwa ia tidak takut dengan ancaman Kim tersebut.

"Tolong beritahu dia bahwa saya juga memiliki tombol nuklir di meja saya yang lebih besar dan lebih kuat jika saya tekan!" tulis Trump di akun Twitter pribadinya, dikutip dari AFP, Rabu 3 Januari 2017.

Dalam pidato Tahun Baru 2018, Kim juga mengusulkan agar Seoul harus berhenti meminta bantuan dari negara lain, demi memperbaiki hubungan dengan Korut.

Pernyataan ini diutarakan Kim dalam pernyataan Tahun Baru 2018 di Pyongyang. Ia juga meyakinkan bahwa negaranya adalah negara pemilik kekuatan nuklir yang bertanggung jawab.

"Korut dan Korsel harus memperbaiki hubungan, terutama dari hubungan masa lalu dan melakukan terobosan dalam upaya mencapai penyatuan kembali," ungkap dia.

Kim juga menyatakan siap untuk berdialog dengan Korea Selatan, secepatnya dan juga kedua negara harus mengurangi ketegangan di Semenanjung Korea. 



(FJR)

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

1 day Ago

Myanmar menyanggupi akan menyediakan tempat penampungan sementara bagi Rohingya yang kembali.

BERITA LAINNYA