Trump Lanjutkan Embargo, Kuba Siap Berdialog

Sonya Michaella    •    Rabu, 01 Nov 2017 11:05 WIB
as-kuba
Trump Lanjutkan Embargo, Kuba Siap Berdialog
Duta Besar Kuba untuk Indonesia Nirsia Castro Guevara (Foto: Sonya Michaella/Metrotvnews.com).

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Kuba mengecam keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang memberlakukan kembali kebijakan embargo berupa blokade perjalanan atau pembatasan perjalanan dan perdagangan.
 
Duta Besar Kuba untuk Indonesia Nirsia Castro Guevara mengatakan, rekonsiliasi dan usaha yang dibangun Kuba saat AS dipimpin Barack Obama hancur seketika oleh kebijakan Trump.
 
"Presiden Trump mengumumkan kembali blokade ekonomi, perdagangan dan finansial terhadap negara kami," kata Dubes Guevara di Kedutaan Besar Kuba, Jakarta, Selasa 31 Oktober 2017.
 
Dubes Guevara mengungkapkan kesedihannya dan juga menyayangkan langkah Trump tersebut. Sebelumnya, Obama telah sepakat untuk mengakhiri embargo yang tertancap di Kuba selama 55 tahun.
 
"Blokade AS jelas menyebabkan warga kami hancur selama enam dekade," ungkap dia.
 
Dalam pernyataannya kepada awak media, Dubes Guevara sempat menambahkan bahwa Kuba dan AS sama sekali tidak terlibat perang.
 
"Kami siap untuk dialog dan kerja sama untuk kepentingan dua negara dalam isu bilateral yang memang tertunda dengan AS," ucap dia lagi.
 
Kendati demikian, Trump sudah memutuskan untuk melanjutkan embargo tersebut, terutama di beberapa sektor. Bahkan sejumlah warga Kuba yang tinggal di Miami mendukung keputusan Trump tersebut.



(FJR)