AS Tegaskan Siap Gunakan Nuklir untuk Membela Diri

Marcheilla Ariesta    •    Senin, 04 Sep 2017 11:33 WIB
rudal korut
AS Tegaskan Siap Gunakan Nuklir untuk Membela Diri
Presiden AS Donald Trump saat keluar dari sebuah gereja di Washington, AS, 3 September 2017. (Foto: AFP/NICHOLAS KAMM)

Metrotvnews.com, Washington: Amerika Serikat (AS) menegaskan siap menggunakan kemampuan nuklirnya untuk melindungi diri, termasuk dari ancaman Korea Utara (Korut). 

Hal ini disampaikan Gedung Putih usai Pyongyang melakukan uji coba bom nuklir pada Minggu 3 September 2017.

Usai Korut melakukan uji coba bom nuklir, Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe membahas hal tersebut. Usai perbincangan, Trump mengeluarkan pernyataan bahwa Washington akan membalas aksi provokatif Korut sebagai bagian dari mekanisme pertahanan negara.

"Presiden Trump menegaskan kembali komitmen Amerika Serikat untuk membela tanah air, wilayah, dan sekutu kita dengan menggunakan seluruh kemampuan diplomatik, konvensional, dan nuklir yang kita miliki," demikian dikutip dari laman AFP, Senin 4 September 2017.

Lewat akun Twitter, Trump menyebutkan bahwa propaganda dan tindakan Korut semakin membahayakan AS. "Korut adalah negara jahat yang telah berubah menjadi ancaman besar. Tingkah mereka akan membuat malu sekutunya, Tiongkok," cuit Trump.

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan pihaknya tengah menyiapkan paket sanksi baru yang akan kembali 'menghajar' Korut secara ekonomi.

Kepada Korea Selatan (Korsel), Trump mengatakan bahwa negara tersebut telah menyadari bahwa segala pembicaraan dengan Korut tidak akan berguna. 

"Karena mereka (Korut) tak bisa memahami dan hanya paham satu hal saja," ungkap Trump lagi.

Sehubungan dengan peluncuran misil balistik Korut keenam ini, kecaman pun datang dari sekutu utamanya, Tiongkok. Presiden Xi Jinping dikabarkan mengecam keras uji coba Pyongyang tersebut.

Komentar juga datang dari PM Abe yang menggambarkan uji coba tersebut sebagai sesuatu yang sepenuhnya tak bisa diterima.

Kementerian Luar Negeri Rusia juga ikut mengutuk Korut atas uji coba bom hidorgen itu. Namun, mereka meminta komunitas internasional untuk tetap tenang.

 


(WIL)