Pusat Komunitas Yahudi di AS Mendapat Teror Bom

Ilham wibowo    •    Sabtu, 04 Mar 2017 04:51 WIB
teror bom
Pusat Komunitas Yahudi di AS Mendapat Teror Bom
Foto: Ilustrasi bom/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Missouri: Pusat komunitas Yahudi di Amerika Serikat mendapat ancaman teror bom. Aksi yang dilakukan seorang pria bernama Juan Thompson, 31, ini telah ditangani Federal Bureau of Investigation (FBI).

Thompson diduga berada di balik aksi teror terhadap 100 destinasi termasuk lembaga publik. Serangkaian teror ancaman bom gencar dilakukan dalam sepekan terakhir. Pihak FBI pun menangkap Thompson di St Louis, Missouri.

"Kami telah dibebankan Juan Thompson dengan diduga membuat ancaman bom ke Pusat Komunitas Yahudi. Ancaman kekerasan yang menargetkan orang-orang dan tempat-tempat berdasarkan agama atau ras, tidak dapat diterima dan bisa dipidana," kata seorang Jaksa di New York, Preet Bharara dikutip AFP, Sabtu 4 Maret 2017.

Thompson diketahui merupakan seorang wartawan Afrika-Amerika. Ia bekerja untuk The Intercept, website jurnalisme investigatif antara tahun 2014. Karirnya tidak berlangsung lama. Ia dipecat pada Januari 2016 lantaran berbagai kasus.

Dalam sebuah pernyataan, Departemen Kehakiman Amerika Serikat membenarkan bahwa Thompson telah mengirim email ancaman bom terhadap institusi Yahudi. Belakangan, komunitas Yahudi tersebut diketahui merupakan tempat mantan pacarnya.

Modus Thompson melakukan teror itu pun diduga motif pribadi.  Ia telah didakwa dengan vonis hukuman maksimum lima tahun penjara.



(Des)

Pelaku Serangan London Tak di Bawah Kendali ISIS

Pelaku Serangan London Tak di Bawah Kendali ISIS

9 hours Ago

Tidak ada bukti bahwa pelaku serangan, Khalid Masood tergabung dalam kelompok radikal mana pun…

BERITA LAINNYA