Politikus AS Menang Pemilu Usai Bunuh Diri

Fajar Nugraha    •    Rabu, 14 Sep 2016 18:37 WIB
amerika serikat
Politikus AS Menang Pemilu Usai Bunuh Diri
Bill Nojay lakukan bunuh diri tetapi menang pemilu pendahuluan Partai Republik (Foto: Sky News)

Metrotvnews.com, New York: Seorang politikus Amerika Serikat (AS) tewas bunuh diri setelah dihadapkan pada kasus penipuan. Namun ironisnya, dia berhasil memenangkan pemilu pendahuluan untuk mewakili wilayah New York.
 
Bill Nojay, memenangkan kursi untuk mewakili warga New York dari distrik 133. Meskipun dia sudah meninggal karena menembak dirinya sendiri di hadapan polisi di Rochester, Jumat 9 September lalu.
 
Pria berusia 59 tahun itu dikenal sebagai pendukug utama hak penggunaan senjata. Mewakili Partai Republik, Nojay adalah pendukung dari calon Presiden AS dari Partai Republik Donald Trump.
 
Sebelum kematiannya, Nojay berada dalam pengawasan FBI. Dia juga dihadapkan pada pengadilan penipuan di Kamboja.


Bill Nojay (di podium) di hadapan pendukung (Foto: Sky News)

 
Terpilihnya Nojay untuk mewakili Partai Republik meskipun dia sudah meninggal, membuat petinggi partai mencari penggantinya untuk melawan kursi di DPRD New York melawan politisi Partai Demokrat Barbara Baer pada November mendatang.
 
"Saya tak tahu harus berkata apa. Ini situasi yang tidak biasa," ujar rival Nojay dari Partai Republik, Richard Milne, seperti dikutip Sky News, Rabu (14/9/2016).
 
Meskipun berharap bahwa Partai Republik akan menembakan dirinya sebagai pengganti Nojay, Milne tetap menilai politikus itu lebih baik darinya.
 
"Apa yang dilakukan mereka (Partai Republik) untuk menggalang suara dalam beberapa hari terakhir, sangat menggelikan. Saya sangat percaya kami akan lebih berpeluang besar jika Nojay masih hidup," tegas Milne.
 
Berdasarkan hasil tidak resmi, Milne tertinggal 1.000 suara dari 4.500 suara untuk memenangkan kursi DPRD. 
 
Nojay yang memiliki tiga anak, terpilih untuk menduduki kursi DPRD New York pada 2012. Dia mewakili distrik yang meliputi Rochester dan Finger Lakes.
 
Pihak berwenang tidak menjelaskan apa penyebab sebenarnya dari Nojay mengakhiri hidupnya. Tetapi berdasarkan media lokal, dia diminta menyerahkan diri kepada FBI untuk menghadapi tuntutan penipuan di hari ia melakukan bunuh diri.
 
Nojay menembak dirinya sendiri di pemakaman Rochester, dekat makam adiknya. Dia juga menghadapi tuduhan penipuan bersama dua orang lainnya, atas dugaan penipuan ekspor beras sebesar USD1 juta.
 
 

(FJR)