Geng Narapidana Bunuh Dua Sipir dalam Kerusuhan di Guatemala

Willy Haryono    •    Selasa, 21 Mar 2017 11:11 WIB
guatemalakerusuhan penjara
Geng Narapidana Bunuh Dua Sipir dalam Kerusuhan di Guatemala
Polisi antihuru-hara bersiaga di sekitar pusat detensi Stage II di San Jose Pinula, Guatemala, Senin 20 Maret 2017. (Foto: AFP/JOHAN ORDONEZ)

Metrotvnews.com, San Jose Pinula: Geng narapidana membunuh dua sipil dan menahan empat lainnya dalam kerusuhan di sebuah pusat detensi remaja di Guatemala. 

Kerusuhan pecah pada Minggu 19 Maret 2017 di pusat detensi remaja Stage II di San Jose Pinula, kota di timur ibu kota dari Guatemala. 

Peristiwa terjadi kurang dari dua pekan setelah 40 remaja putri tewas dalam kebakaran di pusat penampungan yang terlampau padat. 

Otoritas Guatemala mengatakan dua sipir tewas dan lima lainnya terluka dalam kerusuhan di Stage II. "Mereka masih menahan empat sipir," kata Pablo Castillo, juru bicara kepolisian nasional Guatemala, kepada AFP, Senin 20 Maret 2017. 

Saat ini, Castillo mengklaim bahwa polisi telah menguasai 80 persen wilayah Stage II. 

Negosiasi pembebasan empat sipir tersendat karena para narapidana bersikukuh meminta 250 rekan mereka dikembalikan setelah ditransfer ke fasilitas lain. 


Polisi bersiaga di luar pusat detensi Stage II. (Foto: AFP)

"Mereka tidak ingin bernegosiasi lebih lanjut karena mereka meminta yang telah ditransfer untuk dikembalikan," tutur Castillo. 

Kantor jaksa urusan hak asasi manusia di Guatemala mengatakan kerusuhan di Stage II dipicu aksi dari 40 anggota geng Barrio 18. Pemadam kebakaran berhasil memadamkan api yang muncul di beberapa area detensi. 

Awak media di luar lokasi melihat sejumlah narapidana berambut pendek yang berkerumun di pintu dan jendela detensi. Polisi bersenjata lengkap berpatroli di luar fasilitas. 

"Kami melihat ada beberapa orang yang ditahan. Mereka dipukuli, tapi kondisinya masih baik," ucap Castillo.
(WIL)