DK PBB Gelar Pertemuan Darurat Soal Situasi Iran

Sonya Michaella    •    Jumat, 05 Jan 2018 12:14 WIB
politik iraniran dk pbb
DK PBB Gelar Pertemuan Darurat Soal Situasi Iran
Demonstrasi besar-besaran di Iran telah berlangsung selama sepekan. (Foto: AFP)

New York: Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan menggelar pertemuan darurat mengenai kondisi di Iran pada Jumat, waktu setempat atas permintaan Amerika Serikat.

Dengan adanya pandangan yang terbagi soal demonstrasi Iran di tubuh DK PBB, belum jelas bagaimana pembahasan yang akan dilakukan di pertemuan ini.

"Ini adalah bukan hanya masalah HAM yang mendasar bagi rakyat Iran, tapi ini juga masalah keamanan dan perdamaian internasional," ucap Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley, dalam pernyataannya, Kamis malam waktu setempat.

Dikutip dari New York Times, Jumat 5 Januari 2018, ia juga berharap tidak ada anggota DK yang menolak pertemuan darurat ini.

Setidaknya, 42 ribu orang ikut ambil bagian dalam demonstrasi di Iran yang sudah berjalan kurang lebih selama sepekan. Sejumlah pihak di Iran sempat menuduh AS adalah dalang dari demonstrasi ini.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei juga terang-terangan menyalahkan "musuh" Iran karena menyiram bensin di api yang sudah berkobar di negaranya. Musuh yang dimaksud adalah Amerika Serikat.

Bahkan, sebuah kelompok reformis Iran yang dipimpin oleh mantan Presiden Mohammad Khatami menuduh AS mendorong terjadinya kekerasan di Teheran.

Sejumlah pengamat menilai 'musuh' yang dimaksud Ayatollah dalam pernyataannya tak hanya AS, melainkan Israel dan Arab Saudi.

Di saat yang sama, Presiden AS Donald Trump memberikan dukungan terhadap demonstrasi besar-besaran yang memprotes keadaan ekonomi Iran itu.

Protes yang mulanya menentang kenaikan harga pangan ini seketika berubah menjadi protes terhadap rezim teokratis Iran. Rakyat menentang pemerintah dan bosan dengan minimnya kesempatan ekonomi di Iran.


(WIL)