Cuaca Ekstrem, Bandara AS dan Kanada Kesulitan Beroperasi

Arpan Rahman    •    Minggu, 07 Jan 2018 12:05 WIB
penerbangan duniacuaca ekstrem
Cuaca Ekstrem, Bandara AS dan Kanada Kesulitan Beroperasi
Sebuah pesawat maskapai JetBlue berada di Bandara Internasional JFK, New York, AS, 4 Januari 2018. (Foto: AFP/Getty)

New York: Sejumlah bandara kesulitan beroperasi di tengah temperatur dingin ekstrem yang membekukan sebagian wilayah Amerika Serikat dan Kanada. 

Salah satu yang terkena imbas terburuk adalah Bandara Internasional John F Kennedy (JFK) di New York. 

Menurut keterangan situs pemantau penerbangan, seperti dikutip Sky News, Sabtu 6 Januari 2018, para penumpang maskapai Air China terpaksa menunggu di pesawat selama tujuh jam sebelum dapat parkir ke gerbang kedatangan. 

Chris Mendez, penumpang maskapai Alitalia, menuliskan di Twitter bahwa ia dan semua orang harus menunggu di pesawat selama lebih dari tiga jam. 

"Sejumlah penumpang membutuhkan bantuan medis. Beberapa bayi menangis kelahiran dan orang-orang juga menelepon polisi dari dalam pesawat," tulisnya. 

Beberapa penerbangan bahkan tidak dapat mencapai AS. FlightRadar 24 melaporkan dua penerbangan, dari Wina dan Frankfurt, berputar balik ke Inggris dan Irlandia karena ada masalah di Bandara Internasional JFK.

The Port Authority, pihak manajemen bandara di New York, mengaku sedang "berkoordinasi dengan FAA, sejumlah maskapai dan operator terminal untuk membatasi kedatangan di bandara JFK hingga ada gerbang kedatangan yang memadai."

AS dan Kanada tengah dilanda embusan Arktika, dengan badai yang membawa salju, angin ribut serta banjir di kawasan pesisir. 

Temperatur turun drastis sehingga membuat otoritas AS dan Kanada mengingatkan warga akan potensi terkena frostbite jika kulit terpapar udara dingin selama lebih kurang sepuluh menit. 

 


(WIL)

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

16 hours Ago

Myanmar menyanggupi akan menyediakan tempat penampungan sementara bagi Rohingya yang kembali.

BERITA LAINNYA