AS Deteksi Peluncuran Misil Balistik Korut Selanjutnya

Sonya Michaella    •    Rabu, 26 Jul 2017 14:16 WIB
nuklir korea utara
AS Deteksi Peluncuran Misil Balistik Korut Selanjutnya
Pemimpin Korut, Kim Jong Un sedang melihat proses peluncuran misil balistik. (Foto: KCNA VIA KNS)

Metrotvnews.com, Washington: Salah satu pejabat pemerintahan Amerika Serikat (AS) mengaku melihat adanya peningkatan aktivitas program misil balistik Korea Utara (Korut) dalam beberapa hari ke depan.

Peningkatan aktivitas misil balistik Korut ini terlihat dari Kota Kusong di mana dikhawatirkan akan ada peluncuran misil balistik antarbenua atau ICBM.

Pada 4 Juli kemarin, Korut sudah meluncurkan misil balistik yang diakuinya sebagai ICBM perdana. Korut juga menyatakan bahwa sudah menguasai teknologi yang dibutuhkan untuk mengerahkan hulu ledak nuklir melalui rudal tersebut.

Misil tersebut terbang selama kurang lebih 40 menit dari arah barat Pyongyang dan jatuh di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang.

Uji coba peluncurkan misil balistik ini dilakukan Korut menjelang pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Jerman di mana AS, China, Jepang dan Korsel membahas upaya untuk mengendalikan misil Korut.

Media pemerintah Korut, KCNA, menyatakan uji coba pada Hari Kemerdekaan AS tersebut adalah verifikasi ICBM, yang menurut para ahli bisa mencapai negara bagian Alaska.

Namun, AS menampik jika uji coba ICBM pada 4 Juli tersebut menunjukkan kemampuan Korut yang sesungguhnya untuk menyerang AS dengan 'akurasi yang tinggi'.

Dikutip dari Reuters, 26 Juli 2017, pejabat AS yang lainnya menambahkan bahwa Korut belum menunjukkan kemampuan untuk merancang dan membangun hulu ledak nuklir untuk misil yang cukup jauh hingga mencapai AS.





(FJR)