Honduras Larang Pernikahan Anak di Bawah Usia 18

Willy Haryono    •    Kamis, 13 Jul 2017 20:55 WIB
pernikahan honduras
Honduras Larang Pernikahan Anak di Bawah Usia 18
Pemerintah Honduras menaikkan usia minimum menikah dari 16 menjadi 18 tahun. (Foto: Carlos Jasso/Reuters)

Metrotvnews.com, Tegucigalpa: Anggota parlemen Honduras telah memutuskan dengan suara bulat untuk melarang pernikahan anak. Pernikahan anak di bawah usia 18 tahun dalam situasi apapun ilegal di negara Amerika Tengah tersebut.

Undang-undang yang disahkan pada Selasa menaikkan usia pernikahan minimum dari 16 menjadi 18, dan menghapus semua pengecualian untuk pernikahan anak, Ini artinya, anak perempuan dan anak di bawah usia 18 tahun tidak dapat menikah walau sudah diizinkan orangtua mereka.

Belinda Portillo dari badan amal anak Plan International mengatakan Honduras telah mengukir sejarah dengan meloloskan undang-undang terbaru, di mana sebelumnya satu dari empat anak sudah menikah saat berusia di bawah 18.

"Perjuangan melawan pernikahan anak merupakan jalan strategis untuk mempromosikan hak dan pemberdayaan wanita di berbagai area, seperti kesehatan, pendidikan, pekerjaan, dan kebebasan dari kejahatan," kata Portillo, direktur Plan negara Honduras, seperti dikutip Independent, Kamis 13 Juli 2017.

Juru kampanye mengatakan menegakkan hukum di komunitas pribumi dan area pedesaan di Honduras akan menjadi hal paling sulit, karena pernikahan anak merupakan hal yang lazim dilakukan di sana.

Didorong pengaruh kemiskinan dan budaya, pernikahan anak biasanya melibatkan perempuan di bawah umur yang dinikahi pria yang lebih tua. Hal tersebut merampas kesempatan anak untuk mengenyam pendidikan, dan membuat mereka tetap hidup dalam kemiskinan.

Kelompok Girls Not Brides mengatakan, setiap tahunnya lebih dari 15 juta anak perempuan di seluruh dunia menikah sebelum mereka berusia 18.

Para ahli mengatakan pengantin anak-anak rentan menjadi korban kejahatan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga. (Lidya Suzana)


(WIL)