Trump Tunjuk Mantan Penerbang untuk Pimpin NASA

Arpan Rahman    •    Sabtu, 02 Sep 2017 19:05 WIB
pemerintahan as
Trump Tunjuk Mantan Penerbang untuk Pimpin NASA
Donald Trump akan memilih sosok pilihannya menjadi Direktur NASA (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan, pada Jumat 1 September, bahwa dia berencana menunjuk James Bridenstine, seorang mantan pilot angkatan laut dan anggota kongres Partai Republik, untuk memimpin badan antariksa AS, NASA.
 
Bridenstine, 42, yang mendukung Trump selama kampanye Kepresidenan AS, telah lama dianggap sebagai favorit untuk tugas mengepalai NASA.
 
Namun nominasi tersebut memancing semburan dari dua senator AS dari Florida, yang mempertanyakan kualifikasi perwakilan Oklahoma untuk memimpin badan yang kompleks dan sangat teknis tersebut.
 
Senator Bill Nelson, pengawal Demokrat di komite yang mengawasi NASA, mengatakan kepada kantor berita Politico bahwa pemimpin baru badan tersebut harus "seorang profesional luar angkasa, bukan politisi."
 
Marco Rubio, senator negara bagian lainnya dan seorang Republikan, mengatakan bahwa memilih Bridenstine "bisa menghancurkan program luar angkasa."
 
"Saya tidak suka melihat seorang administrator memegang jabatan -- berdasarkan keberpihakan, argumen politik, pemungutan suara sebelumnya, atau pernyataan yang dibuat di masa lalu -- karena agensi tidak dapat membelinya dan tidak bisa menimbulkan kontroversi" katanya kepada Politico, seperti dikutip AFP, Sabtu 2 September 2017.
 
Bridenstine, yang terpilih menjadi anggota Kongres dari Oklahoma pada 2012, adalah anggota Komite Urusan Tentara di DPR dan Komite Ilmu Pengetahuan, Ruang Angkasa dan Teknologi.
 
Menurut publikasi perdagangan SpaceNews, Bridenstine telah menjadi pendukung terkemuka yang memberi sektor swasta peran lebih besar di luar angkasa.
 
NASA terlibat dalam semua aspek eksplorasi antariksa, serta misi pengamatan Bumi dari luar angkasa. Saat ini dalam pengembangan konsep kedirgantaraan baru.
 
Sejak akhir program antariksa NASA pada 2011, AS harus mengandalkan Rusia untuk mengangkut astronot mereka ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.
 
NASA kini tengah mengembangkan peluncur dan kapsul berat yang mampu membawa astronot ke Mars pada 2030 dan seterusnya.
 
Tapi menghadapi kompetisi dari miliarder seperti CEO Amazon Jeff Bezos dan Elon Musk, yang menjalankan SpaceX dan Tesla. Anggaran 2018 yang diusulkan NASA mencapai sedikit lebih dari USD19 miliar.
 
Pengalaman Bridenstine, terutama di bidang militer, sebagai pilot yang menerbangkan misi tempur di Irak dan Afghanistan, dan sebagai anggota cadangan angkatan laut yang telah menerbangkan misi kontra-narkoba ke Amerika Tengah dan Selatan.
 
Ia menjabat direktur eksekutif Tulsa Air and Space Museum and Planetarium. Dia juga anggota National Guard Oklahoma Air. Dia memiliki gelar sarjana dari Rice University dan Cornell.



(FJR)

Bersama Membantu Rohingya

Bersama Membantu Rohingya

1 hour Ago

AUNG San Suu Kyi oleh dunia internasional sesungguhnya dinilai memiliki semua prasyarat yang diperlukan…

BERITA LAINNYA