George Bush Pilih Hillary Clinton Jadi Presiden AS

Sonya Michaella    •    Rabu, 21 Sep 2016 10:43 WIB
pemilu as
George Bush Pilih Hillary Clinton Jadi Presiden AS
George HW Bush tekankan akan pilih Hillary Clinton (Foto: CNN)

Metrotvnews.com, Washington: Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), George H.W. Bush (ayah dari George W Bush) mengungkapkan bahwa ia akan memilih calon presiden dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, dalam pemilu presiden pada 8 November 2016 mendatang.

Keputusan ini semakin menguatkan dugaan perpecahan di antara kubu Republik terkait pencalonan Donald Trump sebagai capres dari partai tersebut. 

Pernyataan ini mencuat ketika Kathleen Hartington Kennedy, keponakan dari mantan Presiden AS, John. F Kennedy yang memosting fotonya di Facebook bersama Bush dengan keterangan 'Ia akan memilih Hillary!'


Postingan keponakan Kennedy di Facebook/CNN

Seperti dilansir CNN, Rabu (21/9/2016), keputusan Bush, yang merupakan tokoh senior Partai Republik dan presiden AS ke-41, untuk memilih Clinton ketimbang Trump merupakan babak baru dalam persaingan antara dua partai terbesar di AS, Republik dan Demokrat. 

Keputusan ini menjadi sangat fenomenal karena terungkap hanya sekitar 49 hari sebelum pilpres digelar, dan kurang dari sepekan sebelum Clinton dan Trump akan bertarung pendapat dalam acara debat capres pertama.

Foto dari keponakan Kennedy ini pun saat ini sedang viral di media sosial, karena banyak mendukung pula jika Bush memilih Clinton sebagai presiden AS selanjutnya.

Namun, ketika dikonfirmasi kepada juru bicara Bush, Jim McGrath, dirinya tak mengiyakan maupun menyangkal pernyataan Bush tersebut.

"Suara Bush akan berperan sebagai warga swasta AS yang akan memilih calon yang tepat untuk AS. Bush tidak akan mengomentari kampanye para capres," tegas McGrath dalam sebuah pernyataan.


George HW Bush ketika masih memimpin AS/Associated Press

Bush, yang kini berusia 92 tahun, telah pensiun dari dunia politik AS. Ia telah berencana untuk memilih di Houston, Texas saat pemilu 8 November nanti.

Selama ini, baik George HW Bush atau putranya George W. Bush, yang merupakan presiden AS ke-43, selalu bungkam terkait pemilu presiden mendatang, utamanya setelah putra Bush, Jeb Bush, gagal menjadi capres.

Bahkan, ketika Trump kerap menyinggung keputusan Bush untuk berperang di Irak, kedua tokoh Republik itu tak berkomentar. 

Hubungan politik antara keluarga Bush dan Clinton bermula sejak 1992, ketika suami Hillary, Bill Clinton, mencalonkan diri sebagai presiden, yang kemudian mengalahkan Bush. Delapan tahun kemudian, Clinton dikalahkan oleh putra Bush, George W. Bush.

Namun, komentar pun dilontarkan manajer kampanye Trump, Kellyanne Conway, yang menyatakan bahwa ia menghormati keputusan mantan presiden AS itu.

"Sungguh ironis bahwa ia akan memilih istri dari orang yang membuatnya lengser dari pemerintahan," ujarnya.


(FJR)