Ribuan Warga Venezuela Demo Minta Maduro Mundur

Sonya Michaella    •    Kamis, 24 Jan 2019 08:50 WIB
konflik venezuelavenezuela
Ribuan Warga Venezuela Demo Minta Maduro Mundur
Demonstran membakar sepeda motor. (Foto: AFP)

Caracas: Ribuan warga Venezuela kembali turun ke jalan untuk memprotes Presiden Nicolas Maduro. Para warga bergabung dengan kelompok oposisi yang diketuai oleh Juan Guaido, sekaligus memegang kepemimpinan Majelis Nasional. 

Mereka melambaikan bendera dan meneriakkan 'Mundur Maduro!' dalam demonstrasi terbesar sejak gelombang kerusuhan menewaskan lebih dari 120 orang pada 2017 lalu di Caracas.

"Venezuela dilahirkan kembali di jalan-jalan hari ini, berjuang untuk kebebasan dan demokrasi," kata Guaido, dikutip dari AFP, Kamis 24 Januari 2019.

Para demonstran pro-pemerintah yang mengenakan pakaian merah pendukung Maduro, juga berunjuk-rasa di ibu kota. Mereka menyebut oposisi adalah "pengkhianat." 

Baca: Kekacauan di Venezuela Kian Menekan Presiden Maduro

Demonstran juga sempat ditembak dengan gas air mata oleh Garda Nasional namun tak menyurutkan upaya mereka untuk terus memrotes pemerintah. Demo terus berlanjut tanpa konflik.

Demo yang digelar Rabu 23 Januari waktu setempat itu, bertepatan dengan peringatan 61 tahun kudeta 1958 yang menggulingkan diktator militer Marcos Perez Jimenez.

Venezuela, negara kaya minyak, dilanda krisis politik dan ekonomi yang parah. Hiperinflasi di Venezuela membuat mata uang bolivar hampir tidak bernilai. Hal tersebut memicu merosotnya pasokan makanan, obat-obatan dan berbagai barang kebutuhan dasar lainnya. Lebih dari 3 juta warga Venezuela telah pergi ke negara lain untuk mencari kehidupan yang lebih baik.

Melanjutkan kekuasaan Hugo Chavez yang meninggal pada 2013, Maduro menolak mundur di tengah krisis. Saat gelombang unjuk rasa meletus pada 2017, Maduro mengerahkan pasukan Garda Nasonal, yang berujung pada tewasnya sekitar 120 orang dan melukai ratusan lainnya.


(FJR)