Raul Castro Siap Beri Jalan untuk Presiden Kuba yang Baru

Fajar Nugraha    •    Rabu, 30 Nov 2016 18:48 WIB
kubafidel castro wafat
Raul Castro Siap Beri Jalan untuk Presiden Kuba yang Baru
Miguel Diaz-Canel dipersiapkan sebagai pengganti Raul Castro (Foto: Reuters).

Metrotvnews.com, Havana: Presiden Kuba Raul Castro menyampaikan dirinya akan turun dari jabatan presiden dalam waktu 15 bulan ke depan. Miguel Diaz-Canel dipersiapkan sebagai pengganti.
 
Wafatnya Fidel Castro disebut-sebut menjadi penanda berakhirnya revolusi Kuba. Raul Castro yang saat ini berusia 85 tahun, sebelumnya mengumumkan akan mundur pada Februari 2018, setelah masa jabatan lima tahun berakhir.
 
Sementara untuk Diaz-Canel, saat ini dirinya menjabat sebagai wakil presiden pertama. Sejak ditunjuk pada 2013 lalu, pria berusia 56 tahun ini, menjadi pewaris kekuasaan di Kuba.
 
Pada usia 56 tahun, Diaz-Canel relatif masih muda di dalam garis kepemimpinan Partai Komunis. Dia sudah tentu perlu mendekati kalangan muda di Kuba, untuk bertahan dari bayang-bayang Castro bersaudara.
 
Untuk saat ini, Diaz-Canel sudah mewujudkan kebebasan internet dan pers. Hal ini berpotensi menjadi perubahan besar dari negara dengan sistem satu partai tersebut dan medianya dimonopoli oleh pemerintah selama 58 tahun.
 
Namun masih belum diketahui apakah profilnya dianggap lemah di mata publik dibandingnya kekuasaan Castro. Tidak jelas pula apa bentuk perubahan kebijakan yang ingin diupayakannya.
 
Diaz-Canel masih menghindari komentar di publik mengenai isu-isu penting seperti ekonomi dan reformasi politik atau hubungan dengan Amerika Serikat. 
 
Tetap saja, pengamat melihat posisinya sebagai penerus kekuasaan Castro sangat solid. Namun tidak tertutup kemungkinan jika Diaz-Canel bisa dikalahkan oleh sosok lain sebagai Presiden Kuba, dalam sistem politik yang bisa dikatakan sulit.
 
Lahir setelah Castro bersaudara berkuasa pada 1959, Diaz-Canel bisa dikatakan sebagai buah hati revolusi. Dirinya mampu menembus ke tingkat tinggi Partai Komunis dengan menjaga hubungan dengan elite politik dan menghindari tindakan pamer yang mengakhiri lawan politik lain.
 
"Dia memiliki keuntungan untuk bisa lebih baik dari pendahulunya," ujar pengamat Kuba dari Columbia University's School of International and Public Affairs, Christopher Sabatini, seperti dikutip Express.co.uk, Rabu (30/11/2016).
 
Masih ada beberapa nama lain yang bisa menggantikan Castro. Mereka pun berusia cenderung lebih muda.
 
Beberapa nama antara laun Carlos Lage yang berusia 57 tahun, dan merupakan Wakil Presiden Kuba kedua dan Menteri Luar Negeri Kuba Felipe Perez Roque, yang berusia 43 tahun.

 

 
(FJR)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

1 day Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA