AS Bersedia Berdialog dengan Taliban

Willy Haryono    •    Sabtu, 09 Jun 2018 18:05 WIB
amerika serikattaliban
AS Bersedia Berdialog dengan Taliban
Personel militer AS di bandara Kandahar, Afghanistan, 23 Januari 2018. (Foto: AFP/SHAH MARAI)

Washington: Beberapa hari usai Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengumumkan gencatan senjata dengan Taliban, kini Amerika Serikat mengungkapkan kesediaan berbicara dengan kelompok militan tersebut.

Wakil Asisten Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Lisa Curtis, menegaskan bahwa AS tidak dapat berdiskusi atas nama Afghanistan, tapi bersedia menjadi bagian dalam dialog dengan Taliban.

"AS siap berpartisipasi dalam diskusi, tapi kami bukan pengganti dari pemerintah maupun rakyat Afghanistan," ujar Curtis, seperti dilansir dari WION, Jumat 8 Juni 2018.

"Sebuah kesepakatan politik harus dinegosiasikan dalam proses yang dipimpin Afghanistan," lanjut dia.

Sementara itu, Taliban juga telah mengumumkan gencatan senjata menjelang Hari Raya Idul Fitri. Namun Taliban menegaskan pasukan asing tidak termasuk dalam gencatan senjata.

Ini artinya, Taliban akan tetap menyerang personel militer asing meski memberlakukan gencatan senjata. 

Taliban tidak menyebutkan sejak tanggal berapa hingga kapan gencatan senjata diberlakukan.


(WIL)