Tak Hadiri Peresmian Jembatan, Wali Kota Bolivia Dihukum Warga

Marcheilla Ariesta    •    Jumat, 09 Mar 2018 09:56 WIB
bolivia
Tak Hadiri Peresmian Jembatan, Wali Kota Bolivia Dihukum Warga
Wali Kota di Bolivia dihukum warga karena tak hadiri peresmian jembatan. (Foto: Oddity Central).

Sucre: Warga San Buenaventura, sebuah kota kecil di Bolivia utara, memanfaatkan hak konstitusional mereka untuk keadilan sosial saat tidak puas dengan pelayanan sang wali kota, Javier Delgado. Pria itu dipermalukan di muka umum lantaran kinerjanya yang dianggap tak becus.

Dari foto yang beredar, sang wali kota duduk di tanah dengan satu kaki, sementara kaki lainnya ditahan di perangkat kuno dari abad pertengahan. Sementara di sekelilingnya, warga yang marah menonton dia.

Kejadian ini bermula saat 25 Februari lalu, Delgado harusnya meresmikan sebuah jembatan yang dibangun dengan dana negara. Namun, ketika sampai di lokasi tersebut, wali kota itu tak hadir.

Warga marah, mereka mendatangi kantor sang wali kota dan menghukumnya.

"Mereka bahkan tak memberi saya kesempatan untuk mencari tahu alasan saya dihukum seperti ini. Namun, saya tidak tahan menghadapi perlawanan karena saya tahu risikonya lebih parah jika saya melawan," kata Delgado, seperti dilansir dari laman Oddity Central, Jumat 9 Maret 2018.

Delgado mengatakan, orang-orang ini bisa saja dimanfaatkan oleh lawan politiknya untuk melemahkan pekerjannya yang sudah diemban selama dua tahun. Dia mengklaim warga tersebut di bawah pengaruh perusahaan penebangan kayu yang pekerjannya telah terpengaruh kebijakannya.

Meski demikian, salah seorang penduduk asli San Buenaventura Daniel Salvador mengatakan Delgado tidak memenuhi komitmennya kepada warga, karenanya dia dihukum.

'Keadilan sosial' di Bolivia telah masuk dalam konstitusi negara sejak 2009. Para warga bisa menghukum pemimpin mereka jika dianggap tidak becus dalam bekerja.


(FJR)