Demo Terus-menerus, Presiden Venezuela akan Minta Bantuan Paus

Sonya Michaella    •    Senin, 12 Jun 2017 10:54 WIB
konflik venezuela
Demo Terus-menerus, Presiden Venezuela akan Minta Bantuan Paus
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. (Foto: Reuters)

Metrotvnews.com, Caracas: Didera unjuk rasa terus-menerus dan melibatkan anak di bawah umur di dalamnya, Presiden Venezuela Nicolas Maduro akan meminta Paus Fransiskus untuk meyakinkan lawannya bahwa mereka tak seharusnya ikut berdemo.

Sejak April, sedikitnya enam dari 67 demonstran yang tewas adalah remaja di bawah 18 tahun.

"Oposisi melatih anak-anak dan remaja untuk menjadi teroris dengan cara menyalurkan pikiran mereka kepada anak-anak," kata Maduro, seperti dikutip Reuters, Senin 12 Juni 2017.

"Saya akan meminta Paus Fransisks untuk membantu kita sehingga oposisi mengakhiri kekerasan. Namun, terlebih dari itu, kita harus menghentikan anak-anak ikut demo," lanjut dia lagi.



Menuntut agar Maduro lengser, demonstrasi sudah dijalankan warga Caracas sejak April. Para demonstran juga menjarah makanan dan bahan pokok dari toko-toko di pusat kota.

Tak hanya itu, demonstran juga melempar batu, granat dan meriam air ke arah polisi yang berusaha membubarkan gerombolan demo.

Pendemo mendesak Maduro untuk mundur, menggelar pemilihan umum dalam waktu dekat, membebaskan sejumlah aktivis dan memberikan kekuasaan otonomi bagi oposisi. 

Demonstrasi masif terjadi di seantero Venezuela pada Sabtu 20 Mei lalu di mana pendemo di Caracas membawa spanduk bertuliskan "sudah tidak boleh ada lagi kediktatoran di Venezuela!."

Oposisi menyebut Maduro tetap ingin berkuasa meski terjadi krisis ekonomi. Lebih dari 2.600 pendemo telah ditangkap di seantero Venezuela, di mana lebih dari satu per tiganya masih berada di tahanan.

 


(WIL)