Teman Pelaku Penembakan di Las Vegas Warga Australia

Willy Haryono    •    Senin, 02 Oct 2017 22:10 WIB
penembakan as
Teman Pelaku Penembakan di Las Vegas Warga Australia
Polisi menghadapi situasi penembakan di las Vegas, AS, 1 Oktober 2017. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Las Vegas: Seorang wanita yang disebut polisi sebagai teman atau pendamping dari pelaku penembakan brutal di Las Vegas dinyatakan sebagai warga negara Australia. Polisi sempat mengejar wanita bernama Marilou Danley ini setelah penembakan terjadi.

Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa wanita ini adalah keturunan atau warga negara Indonesia (WNI).

"Marilou Danley sudah tidak ada lagi berada di Daftar Pencarian Orang," ujar Kepolisian Metro Las Vegas kepada CNN, Senin 2 Oktober 2017 dini hari waktu setempat. 

Danley disebut kepolisian Las Vegas sebagai warga Australia yang tinggal di Gold Coast selama lebih dari satu dekade. Ia diyakini tidak terlibat dalam penembakan walau menjadi pendamping -- beberapa menyebutnya kekasih -- dari pelaku yang bernama Stephen Paddock.

Polisi menemukan Danley pada Senin malam waktu Australia, beberapa jam setelah Paddock menembak secara membabi-buta ke arah kerumunan penonton konser Route 91 Harvest. Paddock menembakkan senjatanya dari lantai 32 Hotel Mandala Bay. 

Belum diketahui jelas apa motif Paddock. Namun kepolisian Las vegas menyebutnya sebagai penembak tunggal.


Marilou Danley. (Foto: LVMPD)

Paddock, 64, ditembak mati di lokasi kejadian usai membunuh sedikitnya 50 orang dan melukai 200 lainnya. Penonton konser berhamburan ke segala arah usai Paddock menembakkan senjatanya, yang disebut-sebut sebagai senapan serbu. 

Petugas bersiap menggeledah rumah Paddock dan mengatakan hingga sejauh ini "belum ada indikasi bahwa penembakan ini adalah aksi terorisme."

Sementara itu dari profil di situs LinkedIn, Danley menyebut dirinya sebagai "pejudi profesional" yang tinggal di Reno, Nevada. Antara 2010 dan 2013, dia bekerja di Atlantis Casino Resort Spa.

Tidak ada lagi rekam jejak pekerjaannya setelah tahun tersebut. Danley diyakini memiliki beberapa saudara kandung yang masih tinggal di Australia.

 


(WIL)