Obama: Bom Mungkin Penyebab Jatuhnya Pesawat Rusia di Mesir

Willy Haryono    •    Jumat, 06 Nov 2015 15:39 WIB
pesawat rusia jatuh di mesir
Obama: Bom Mungkin Penyebab Jatuhnya Pesawat Rusia di Mesir
Presiden AS Barack Obama dalam sebuah acara di Gedung Putih, Washington, 5 November 2015. (Foto: AFP / Saul Loeb)

Metrotvnews.com, London: Presiden Amerika Serikat Barack Obama memperkuat teori bahwa ledakan bom adalah penyebab jatuhnya pesawat maskapai Rusia di Sinai, Mesir. 

Kelompok militan Islamic State (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat dengan nomor penerbangan 7K9268. Otoritas Mesir dan Rusia sama-sama mementahkan klaim tersebut. 

"Saya rasa ada kemungkinan adanya bom di dalam pesawat, dan kami menanggapi hal tersebut dengan sangat serius," ujar Obama ke sebuah saluran radio AS, seperti dikutip AFP, Kamis (5/11/2015). 

Sementara itu di London, Perdana Menteri Inggris David Cameron menjamu Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi. Cameron mengatakan "skenario bom teroris jauh lebih mungkin ketimbang skenario lain sebagai penyebab jatuhnya pesawat." Menteri Luar Negeri Inggris Philip Hammond juga melontarkan hal senada. 

Surat kabar The Times edisi Jumat (6/11/2015) melaporkan komunikasi elektronik yang ditangkap mata-mata Inggris dan Amerika mengindikasikan sebuah bom mungkin sudah dibawa masuk ke pesawat. 

"Intonasi dan isi pesan itu meyakinkan analis bahwa sebuah bom telah dibawa ke pesawat oleh seorang penumpang atau anggota staf bandara," lapor The Times, tanpa menyebutkan sumbernya. 

Pesawat 7K9268 jatuh di Sinai, Mesir, pada Sabtu kemarin, 23 menit setelah lepas landas dari Sharm el-Sheikh ke Saint Petersburg, Rusia. Seluruh penumpang dan kru berjumlah 224 meninggal dunia. 


(WIL)