AS dan Korsel Sepakat Batalkan Dua Latihan Militer

Willy Haryono    •    Sabtu, 23 Jun 2018 13:06 WIB
amerika serikatkorea selatan
AS dan Korsel Sepakat Batalkan Dua Latihan Militer
Pasukan Korsel melakukan simulasi anti-teror di Seoul, 23 Agustus 2017, di sela latihan militer gabungan Freedom Guardian. (Foto: AFP/JUNG YEON-JE)

Washington: Amerika Serikat dan Korsel sepakat membatalkan dua latihan militer gabungan, Jumat 22 Juni 2018, yang merupakan imbas dari pertemuan Presiden Donald Trump dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Singapura.

Latihan gabungan bertajuk Freedom Guardian telah ditunda sebelumnya. Dua program pertukaran pelatihan militer yang dijadwalkan tiga bulan ke depan juga kini telah dibatalkan.

"Korsel dan AS sepakat menunda dua KMEP hingga batas waktu yang tidak ditentukan, yang seharusnya berlangsung dalam tiga bulan ke depan," ujar Kementerian Pertahanan Korsel, seperti dilansir dari Guardian.

"Ini merupakan bagian dari kelanjutan usai pertemuan Korut-AS dan Korsel-Korut. Akan ada langkah tambahan jika Korut juga melakukan kerja sama produktif," lanjutnya.

Dalam sebuah konferensi pers di Singapura pada 12 Juni, Trump mengumumkan akan menunda latihan militer gabungan dengan Korsel. Selama ini, latihan semacam itu hampir selalu membuat Korut marah.

Pekan ini, AS dan Korsel telah sepakat menunda latihan Freedom Guardian yang dijadwalkan Agustus mendatang.

Tahun lalu, 17.500 personel militer AS dan lebih dari 50 ribu Korsel bergabung dalam Freedom Guardian. Latihan ini sebagian besar adalah simulasi komputer, bukan di lapangan.


(WIL)