AS Tidak akan Berpaling dari Asia

Willy Haryono    •    Rabu, 16 Nov 2016 12:38 WIB
pemilu as
AS Tidak akan Berpaling dari Asia
Laksamana Harry Harris dalam kunjungannya ke Manila, Filipina, 26 Agustus 2015. (Foto: AFP/NOEL CELIS)

Metrotvnews.com, Washington: Amerika Serikat (AS) tidak akan berpaling dari kebijakan luar negeri yang berfokus di Asia hingga beberapa tahun ke depan. 

Pernyataan disampaikan seorang petinggi militer AS untuk menenangkan sejumlah negara sekutu yang khawatir dengan langkah presiden terpilih Donald Trump. 

Semasa kampanye, Trump menyerukan kebijakan proteksionis yang akan selalu mendahulukan kepentingan AS. Berbanding terbalik, Presiden Barack Obama -- yang pernah tinggal di Indonesia semasa kecil -- menjadikan kawasan Asia sebagai prioritas. 

Trump membuat Jepang kesal karena menyebut tidak cukup membayar biaya penyiagaan pasukan AS di Negeri Sakura. Ia bahkan menyarankan Jepang memiliki senjata nuklir agar tidak tergantung pada militer AS. 

"Tidak pantas bagi saya untuk berspekulasi mengenai kemungkinan kebijakan pemerintahan mendatang. Saya juga tidak pantas ikut campur dalam politik," ujar Laksamana Harry Haris, pemimpin Komando Pasifik AS, seperti dilansir AFP, Selasa (15/11/2016). 

"Tapi saya yakin kami akan melanjutkan komitmen kami kepada para sekutu dan mitra di Indo Asia Pasifik," sambung dia. 

Laksamana Harris menegaskan Indo Asia Pasifik adalah kawasan penting bagi AS. Ia yakin AS akan tetap menjadi mitra pertahanan negara-negara kawasan untuk waktu yang lama. 

Petinggi negara, termasuk Obama, bergerak cepat meyakinkan sejumlah sekutu AS setelah kemenangan Trump pada 8 November. Obama melakukan tur ke Eropa dan Amerika Selatan untuk menenangkan para sekutu bahwa Trump akan tetap menjaga komitmen kemitraan yang sudah ada. 

Menurut jadwal, Trump akan resmi menjadi presiden AS pada 20 Januari tahun depan.

 


(WIL)