Trump: Hanya Satu Hal yang akan Efektif terhadap Korut

Willy Haryono    •    Minggu, 08 Oct 2017 07:56 WIB
rudal korut
Trump: Hanya Satu Hal yang akan Efektif terhadap Korut
Donald Trump (kiri) dan Kim Jong-un. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Washington: "Hanya ada satu hal yang akan berjalan efektif terhadap Korea Utara," tulis Presiden Amerika Serikat Donald Trump di akun Twitter pribadinya. 

"Para presiden terdahulu dan pemerintahan mereka telah berbicara kepada Korut selama 25 tahun, dan semua itu tidak berjalan efektif," tambah dia, seperti dikutip BBC, Sabtu 7 Oktober 2017, tanpa memaparkan detail lebih lanjut.

Kedua negara terlibat perang retorika atas aktivitas misil serta nuklir Korut. AS mendesak Korut untuk segera menghentikan uji coba provokatif seperti itu.

Pyongyang belum lama ini mengklaim telah sukses menguji coba bom hidrogen mini yang dapat dipasang di hulu ledak misil jarak jauh. Trump pernah mengingatkan bahwa AS dapat menghancurkan Korut jika memang diperlukan untuk melindungi warga Negeri Paman Sam.

Menurut jurnalis BBC di Washington, Laura Bicker, tulisan terbaru Trump di Twitter adalah peringatan lanjutan yang mengandung makna terselubung.

Pekan lalu, muncul kabar Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson telah memiliki jalur komunikasi langsung dengan Pyongyang untuk mencoba menurunkan ketegangan. Namun Trump menulis di Twitter: "Simpan saja energi Anda, Rex, kita akan melakukan yang memang harus kita lakukan!"

Baca: Kemungkinan Perang Korut-AS, Nyata Bisa Terjadi

Trump berkukuh dirinya menjalin hubungan baik dengan Menlu-nya sendiri. Sebelumnya, Tillerson telah membantah rumor yang menyebut adanya perselisihan antara dirinya dengan Trump.

Pernyataan terbaru dari Trump dinilai sejumlah pihak hanya gertakan. Namun, muncul kekhawatiran pemimpin tertinggi Korut Kim Jong-un akan menginterpretasikannya sebagai ancaman. 

September lalu, Korut melakukan uji coba nuklir keenam di tengah kecaman internasional. Pyongyang bertekad melakukan uji coba lanjutan di Samudra Pasifik.

Dalam pidato di Perserikatan Bangsa-Bangsa, Trump mengancam menghancurkan Korut, dengan mengatakan Kim sedang berada dalam "misi bunuh diri."

Kim merespons ucapan tersebut, dan bertekad akan "menjinakkan presiden gila AS dengan api."

 


(WIL)