NASA Umumkan Daftar Astronot untuk Penerbangan Komersial

Arpan Rahman    •    Sabtu, 04 Aug 2018 14:04 WIB
luar angkasanasa
NASA Umumkan Daftar Astronot untuk Penerbangan Komersial
Deretan astronot NASA yang akan dikirim dalam misi penerbangan komersial. (Foto: AFP)

Houston: Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pada Jumat 3 Agustus 2018 mengumumkan daftar nama astronot yang akan terbang ke antariksa dalam pesawat ruang angkasa untuk penerbangan komersial.

Ini akan menjadi penerbangan berawak perdana NASA dalam beberapa tahun terakhir. Program pesawat ruang angkasa AS sempat ditutup pada 2011.

"Hari ini, impian negara kita tentang prestasi yang lebih besar di ruang angkasa berada dalam genggaman," kata administrator NASA Jim Bridenstine. 

"Kelompok astronot Amerika ini, terbang dengan pesawat luar angkasa baru yang dikembangkan mitra komersial kami, Boeing dan SpaceX, akan meluncurkan era baru ruang angkasa manusia. Pengumuman hari ini memajukan visi kita yang hebat dan memperkuat kepemimpinan bangsa ini dalam ruang angkasa," cetusnya, seperti disitat dari UPI, Sabtu 4 Agustus 2018.

Delapan astronot NASA ini akan terbang dalam empat peluncuran: Eric Boe dan Nicole Aunapu Mann di penerbangan uji coba Boeing CST-100 Starliner; Josh Cassada dan Sunita Williams pada misi Starliner pertama; Robert Behnken dan Douglas Hurley pada penerbangan uji SpaceX Crew Dragon; dan Victor Glover dan Michael Hopkins di misi pertama Dragon.

Penerbangan uji CST-100 juga akan mencakup Christopher Ferguson, mantan astronot NASA dan astronot komersial Boeing saat ini. Dia pernah menjalankan tiga misi pesawat ulang-alik, termasuk yang terakhir pada 2011.

"Para pria dan wanita yang kami tugaskan untuk penerbangan pertama ini berada di garis terdepan dari misi baru yang menarik ini," kata Mark Geyer, direktur NASA Space Center di Houston. 

"Cukup menggetarkan melihat astronot kami lepas landas dari tanah Amerika, dan kami tidak sabar untuk melihat mereka naik ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS)," tambahnya.

Keempat misi ini secara garis besar akan membawa astronot menuju dan dari ISS.

Starliner akan diluncurkan dari Cape Canaveral, Florida, di atas roket United Launch Alliance Atlas V, dan Dragon akan meluncurkan roket SpaceX Falcon 9 dari Kennedy Space Center sekitar 16km jauhnya.

Tanggal peluncuran belum dapat diumumkan. SpaceX menargetkan November untuk penerbangan uji Crew Dragon perdananya, tetapi Boeing tidak akan meluncurkan pesawat penumpang Starliner hingga akhir tahun ini atau awal tahun depan.


(WIL)