Korban Tewas Bertambah, Guatemala Lamban Lakukan Evakuasi

Marcheilla Ariesta    •    Kamis, 07 Jun 2018 13:44 WIB
lava gunung berapigunung meletus
Korban Tewas Bertambah, Guatemala Lamban Lakukan Evakuasi
Para petugas penyelamatan mencari korban di timbunan longsor Guatemala. (Foto: AFP).

Guatemala City: Korban letusan Gunung Fuego di Guatemala bertambah menjadi 99 jiwa. Menurut oposisi Guatemala, Mario Taracena, Badan Penanggulangan Bencana Guatemala (Conred) lamban mengevakuasi warga.

Dia menginginkan kepala Conred diberhentikan. Menurut dia Conred gagal mengindahkan peringatan sebelumnya mengenai letusan mematikan gunung tersebut.

"Conred lama dalam bertindak. Lagi pula mereka tidak mengindahkan peringatan yang sudah dikeluarkan sebelumnya. Mereka tidak mengevakuasi warga sehingga kini banyak yang menjadi korban kelalaian mereka," katanya kepada BBC, Kamis 7 Juni 2018.

Lebih dari 1,7 juta orang terkena dampak letusan Gunung Fuego. Lebih dari 3 ribu dievakuasi.

Sebanyak 99 orang dilaporkan tewas dan 125 lainnya masih hilang. Desa-desa di lereng gunung terkubur abu dan lumpur vulkanik usai Fuego meletus.

Letusan selanjutnya memang lebih kecil namun membuat suhu di lokasi sekitar gunung tinggi. Selain itu, lumpur juga membuat tim pencari sangat sulit bekerja menyelamatkan warga.

Para ahli vulkanologi mengatakan mereka telah mengingatkan pejabat mengevakuasi daerah di sekitar gunung berapi pada Minggu subuh. Namun Conred tidak segera bertindak.

Badan tersebut mengatakan peringatan para ahli saja tidak cukup tepat untuk mengevakuasi para warga. 

Hingga kini pencarian terus berlanjut, namun ada kekhawatiran hujan lebat dalam menyebabkan tanah longsor baru dari lumpur vulkanik.


(FJR)


Trump Sebut AS Siap Tingkatkan Senjata Nuklir

Trump Sebut AS Siap Tingkatkan Senjata Nuklir

1 day Ago

Trump menyebut Rusia tidak patuh terhadap semangat dari perjanjian nuklir era Perang Dingin.

BERITA LAINNYA