Istri dan Anak Donald Trump Tidak Pindah ke Gedung Putih

Fajar Nugraha    •    Senin, 21 Nov 2016 12:07 WIB
pemilu as
Istri dan Anak Donald Trump Tidak Pindah ke Gedung Putih
Barron Trump (tengah) saat pidato kemenangan Donald Trump (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, New York: Istri dari presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump, dikabarkan tidak turut pindah ke Gedung Putih.
 
Selain Melania Trump, putra bungsu Trump, Barron juga tidak mengikuti langkah ibunya ke kediaman resmi Presiden AS itu.
 
 
Pada 20 Januari mendatang, Trump akan menjalani perannya sebagai pemimpin Negeri Adidaya. Sudah menjadi kebiasaan bagi keluarga presiden untuk pindah dan tinggal di Gedung Putih selama berkuasa.
 
Melania dan Barron akan tetap tinggal di apartemen mewah di lantai 58 Trump Tower. Trump mengatakan bahwa Melania dan Barron akan bergabung dengannya setelah putra bungsunya merampungkan sekolah.


Barron Trump (tengah) tidak ikut tinggal di Gedung Putih (Foto: AFP).
 
 
Taipan properti AS yang mengalahkan Hillary Clinton saat pemilu presiden itu, akan tinggal sendiri di Gedung Putih selama beberapa bulan. Sekolah di Negeri Paman Sam akan berakhir waktu belajarnya pada akhir musim semi atau awal musim panas.
 
Menurut pihak yang dekat dengan presiden terpilih AS itu, kampanye pilpres dari Trump membuahkan kesulitan sendiri Barron. Pihak keluarga Trump pun bermaksud agar bisa meminimalisir gangguan untuknya.
 
"Tidak ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh keluarga Trump mengenai waktu transisi, tetapi seperti halnya orangtua dari bocah berusia 10 tahun, mereka khawatir untuk mengeluarkan anaknya di tengah-tengah masa belajar berlangsung," ujar Juru Bicara Tim Transisi Trump, Jason Miller, seperti dikutip Express, Senun (21/11/2016).
 
"Kami sangat menghargai bila keluarga presiden terpilih diberikan waktu pribadi, terutama sistem keamanan yang diberikan kepada anak-anak dari presiden sebelumnya bisa diatur juga kepada keluarga Trump," lanjut Miller.
 
Miller menambahkan, keluarga Trump sangat bersemangat mengenai peran terbaru mereka. Hal tersebut termasuk dengan peran spesifik yang akan dijalani Trump dalam memimpin Amerika Serikat.
 
Kabar menyebutkan bahwa Trump mempertimbangkan untuk membagi waktu antara Gedung Putih dan Trump Tower. Tetapi keputusan politikus Partai Republik itu akan menimbulkan tantangan keamanan bagi Secret Service dan pihak berwenang New York.
 
Gedung Putih dikenal terpencil dari lingkungan masyarakat dan dikelilingi oleh pagar tinggi dan sistem keamanan canggih. Sementara Trump Tower berada di Central Park, di Manhattan dan merupakan salah satu wilayah tersibuk di New York.  

 


(FJR)

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

1 day Ago

Bali Democracy Forum (BDF) IX resmi ditutup. Sejak pertama kali diadakan pada 2008, tingkat keikutsertaan…

BERITA LAINNYA