Lama Berseteru, Venezuela Harap Hubungannya Membaik dengan AS

Sonya Michaella    •    Senin, 21 Nov 2016 07:37 WIB
pemilu asas-venezuela
Lama Berseteru, Venezuela Harap Hubungannya Membaik dengan AS
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro harap hubungan Venezuela-AS membaik di bawah kepemimpinan Donald Trump (Foto: Reuters)

Metrotvnews.com, Caracas: Presiden Venezuela, Nicolas Maduro berharap adanya peningkatan hubungan dengan Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan presiden terpilih, Donald Trump.

Venezuela dan AS memang tak akur. Sejak ia berkuasa pada 2013, Maduro menuduh AS menjadi dalang dalam ekonomi Venezuela yang terus anjlok dari tahun ke tahun, menyebabkan negara tersebut sangat kekurangan.

"Saya berharap dengan adanya presiden baru AS, hubungan dengan Venezuela bisa diperbaiki. Sejumlah kesalahan berat dilakukan George W. Bush ke Venezuela, dan sayangnya dilanjutkan oleh Barack Obama," ucap Maduro, seperti dikutip Reuters, Senin (21/11/2016).

Sebelumnya, Trump pernah berkata bahwa ketegangan antara AS dan Venezuela akan berakhir jika ia berhasil mengalahkan Hillary Clinton di reli pilpres AS.

Hugo Chavez, mantan presiden Venezuela sebelum Maduro pun sempat mengatakan bahwa George W. Bush adalah 'setan' pada saat pertemuan PBB 10 tahun lalu, di mana ketegangan antara Venezuela dan AS pada titik tertinggi.

Hubungan kedua negara sangat tegang sejak Chavez menjabat presiden pada 1999.

Maduro pun pernah bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS, John Kerry pada September lalu di mana Kerry mengungkapkan bahwa Venezuela sedang dalam tantangan ekonomi dan politik.

Kerry pun mendesak agar Maduro bekerja sama dengan para oposisi di negara tersebut.




(WIL)