Debat Cawapres AS 2016

Pence Akui Trump Manfaatkan Aturan Pajak

Willy Haryono    •    Rabu, 05 Oct 2016 08:49 WIB
pemilu as
Pence Akui Trump Manfaatkan Aturan Pajak
Mike Pence (kanan) dan Tim Kaine (kiri) dalam debat cawapres AS di Longwood University, Virginia, AS, 4 Oktober 2016. (Foto: AFP/MARK WILSON)

Metrotvnews.com, Virginia: Calon wakil presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik Mike Pence membela Donald Trump mengenai laporan pajak yang dirilis surat bakar The New York Times akhir pekan kemarin. 

Dalam laporan itu, Trump disebut mengalami kerugian besar senilai USD916 juta atau setara Rp11 triliun pada 1995. Sesuai aturan perpajakan AS, seorang pengusaha dapat mengimbangi (offset) antara nilai profit dengan kerugiannya. Dengan begitu, Trump dapat menghindar membayar pajak selama 18 tahun. 

Pence menyebut Trump hanya memanfaatkan aturan pajak yang ada agar bisnisnya tetap berjalan. 

"Laporan itu menunjukkan dia pernah berada dalam masa sulit sekitar 20 tahun lalu. Kita memiliki aturan pajak yang didesain untuk mendorong kewirausahaan," ungkap Pence, dalam debat cawapres AS di Longwood University, Virginia, Selasa (4/10/2016) waktu AS atau Rabu (5/10/2016) waktu Indonesia. 

"Dia mengalami masa-masa yang sangat sulit, namun dia memanfaatkan aturan pajak seperti seharusnya," sambung dia, dalam debat yang dipimpin moderator Elaine Quijano, jurnalis senior dari CBS.

Rival Pence, Tim Kaine dari Partai Demokrat, mengecam Trump atas laporan tersebut. Kaine mendesak Trump segera merilis keseluruhan laporan pajaknya ke hadapan publik Negeri Paman Sam. Pence mencoba mengalihkan fokus dengan mengatakan bahwa Trump adalah pebisnis hebat yang telah menciptakan banyak lapangan pekerjaan. 

Ia juga berjanji Trump akan menciptakan jutaan lapangan pekerjaan baru jika memenangkan pemilu pada November mendatang. 

Selain soal pajak, Trump kian terpuruk setelah Jaksa Agung New York Eric Schneiderman menyatakan bahwa yayasan Trump telah melanggar aturan. Schneiderman memerintahkan agar kegiatan penggalangan dana di yayasan tersebut segera dihentikan. 




(WIL)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

1 day Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA