Tujuh Orang Tewas dalam Penggerebekan Polisi di Rio

Willy Haryono    •    Minggu, 20 May 2018 16:17 WIB
narkotika internasionalbrasil
Tujuh Orang Tewas dalam Penggerebekan Polisi di Rio
Polisi militer beraksi di Cicade de Deus, Rio de Janeiro, Brasil, 3 Mei 2018. (Foto: AFP/MAURO PIMENTEL)

Rio de Janeiro: Tujuh orang, termasuk seorang pengedar narkotika yang terlibat kasus perkosaan massal pada 2016, tewas dalam operasi penggerebekan berskala besar oleh kepolisian Brasil.

Juru bicara kepolisian di Rio mengatakan, "22 orang telah ditahan dan tujuh tewas sebagai akibat dari bentrokan dengan polisi."

"Mereka yang tewas meliputi Sergio Luiz da Silva, orang yang dikenal di gengnya dengan nama 'Da Russia,'" lanjut dia, seperti dikutip dari kantor berita AFP, Sabtu 19 Mei 2018.

Da Silva adalah orang yang juga ikut terlibat dalam pemerkosaan perempuan di bawah umur pada 2016. Kasus itu mengejutkan publik Brasil karena 30 orang ikut serta memerkosa seorang perempuan.

Bentrokan terbaru terjadi usai polisi menggerebek kawasan rentan kejahatan di Rio wilayah barat. Sekelompok tersangka kejahatan berusaha melarikan diri, namun berhasil dicegat dan dibunuh polisi.

Keamanan publik di Rio terus menurun setelah berakhirnya Olimpiade 2016, yang juga diperparah skandal korupsi dan buruknya manajemen keuangan pemerintah daerah.

Dengan alasan kepolisian tidak dapat menangani banyaknya geng bersenjata api, pemerintah federal Brasil memerintahkan militer ikut mengamankan Rio pada Februari lalu.

Perintah tersebut memicu diisinya beberapa jabatan keamanan di Rio oleh perwira militer. Hal ini juga membuat sejumlah operasi kepolisian selalu melibatkan personel militer.



(WIL)